Jaga aku selalu ya Allah.

Jangan biarkan rasa sepi membuatku mencari tempat yang salah untuk bersandar.

Jangan biarkan rasa lapar akan kasih sayang membuatku melupakan kasih sayang-Mu.

Ketika aku tidak mengerti rencana-Mu, izinkan aku tetap percaya.

Ketika aku lelah menunggu, izinkan aku tetap bersabar.

Dan ketika hatiku mulai goyah, genggamlah aku lebih erat lagi.

Karena Engkau adalah sebaik-baik penolong

6/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenghadapi rasa sepi dan kebutuhan akan kasih sayang memang tidak mudah. Saya pribadi pernah mengalami masa-masa di mana hati terasa gelisah dan ingin mencari pelipur lara dari orang lain, namun sering kali justru membuat saya terluka. Melalui doa ini, saya belajar untuk menempatkan kembali kepercayaan hanya kepada Allah sebagai penolong sejati. Saat menunggu sesuatu yang diharapkan, rasa sabar sangat diperlukan agar hati tidak mudah goyah. Saya menemukan bahwa dengan memaknai setiap ujian sebagai bentuk kasih sayang dan bimbingan dari Allah, saya lebih mampu menerima proses yang sedang berjalan. Bacaan Surat Ad-Dhuha yang mengingatkan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan atau membenci kita memberikan ketenangan luar biasa. Praktik menjalankan doa ini sehari-hari membantu saya memperdalam hubungan spiritual, terutama di saat saya ragu maupun lelah. Dengan selalu mengingat bahwa kebahagiaan sejati bukan berasal dari dunia, melainkan dari kedekatan dengan Allah, hati menjadi lebih stabil dan penuh harapan. Saya mendorong siapa pun yang tengah berjuang menghadapi rasa sepi dan kegelisahan untuk mencoba memperbanyak doa, bersabar, dan terus berbaik sangka kepada-Nya. Percayalah, setiap rasa sakit dan penantian pasti ada hikmah dan balasan yang jauh lebih indah dari yang bisa kita bayangkan.