apapun itu tetap selalu salah
Mengalami situasi di mana apapun yang kita lakukan selalu dianggap salah memang sangat melelahkan secara emosional. Saya pernah berada dalam kondisi serupa, di mana usaha saya untuk menjelaskan atau bahkan membela diri malah dianggap salah. Rasanya seperti tidak ada ruang untuk didengar atau dipahami. Dalam menghadapi hal tersebut, penting untuk mulai menetapkan batasan dalam komunikasi. Jangan ragu untuk menyampaikan secara jelas bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan sudut pandangnya tanpa harus langsung disalahkan. Mencoba mengelola emosi dan mencari support system dari teman atau keluarga yang bisa memberikan perspektif positif juga sangat membantu. Selain itu, menggunakan media seperti aplikasi CapCut untuk membuat video pendek bisa menjadi cara kreatif untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan secara langsung. Ini tidak hanya memberi outlet emosi, tapi juga memungkinkan kita mendokumentasikan pengalaman sehingga lebih mudah diingat dan dipahami dalam proses pemulihan. Intinya, meskipun sering merasa dipersalahkan, kita harus ingat bahwa membela diri dan mengungkapkan perasaan adalah hak setiap individu. Dengan sikap yang tepat dan dukungan dari lingkungan sekitar, kita bisa keluar dari lingkaran perasaan bersalah yang tidak adil dan mulai membangun kembali kepercayaan diri.













