Bikin planning masakan mingguan kaya gini tu ngebantu banget buat IRT kaya aku. Walaupun pada prakteknya kadang tiap harinya kita gak kepengen makan atau masak kaya rencana awal tapi setidaknya saat aku gak punya ide buat masak apa aku bisa liat menu apa pada hari itu yg seharusnya dimasak😁.
Aku usahain catat belanja 2 hari sekali dan aku taruh tas jadi saat mau belanja tinggal liat aja yg perlu di beli apa saja, jadi mikir nya gak tiap hari, tapi jadi seminggu sekali.
Semoga bermanfaat ya Momi momi yang tiap hari nya pusing mikirin mau masak apa lagi dan yg di masakin alias pak suami kalau di tanya bilangnya terserah, kalau belum laper aku gak bisa mikir.🤣🤣
Yaudah segitu aja ya mom, sampai jumpa lagi...
2025/1/31 Diedit ke
... Baca selengkapnyaKalau dulu aku masak tuh bener-bener mengalir aja, bangun pagi baru mikir mau masak apa. Hasilnya? Sering kebuang waktu cuma buat bengong di depan kulkas, terus ujung-ujungnya beli lauk jadi. Makanya sekarang aku mulai rajin bikin daftar menu masakan sehari-hari untuk seminggu, dari Minggu sampai Sabtu, mirip kayak jadwal yang aku tulis tangan di kertas pakai pulpen hitam itu.
Biasanya aku mulai dari lihat stok di kulkas dulu. Misal masih ada ayam, tahu, tempe, sayur hijau, sama telur. Dari situ aku bagi-bagi: misalnya Senin ayam, Selasa telur, Rabu tahu–tempe, Kamis ikan, dan seterusnya. Jadi dalam seminggu, menu masakan harian lebih teratur dan nggak itu-itu saja. Aku juga usahakan tiap hari ada kombinasi: karbo (nasi/mi), lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan kadang camilan ringan.
Biar nggak bosen, aku biasanya tulis 1–2 alternatif menu di hari tertentu. Misalnya di kertas jadwal: “Rabu: sayur bening + tempe goreng / capcay tumis”. Jadi kalau lagi nggak mood makan sayur bening, tinggal ganti ke capcay, tetap sesuai bahan yang sudah dibeli. Intinya, daftar menu seminggu itu fleksibel, bukan aturan kaku.
Untuk belanja, aku nggak sekaligus untuk seminggu penuh. Biasanya aku belanja bahan utama yang tahan lama (ayam, daging, ikan, tempe, tahu) untuk 3–4 hari lalu simpan di freezer. Sayuran segar aku belanja 2 hari sekali, kayak yang aku ceritain, biar tetap fresh. Semua kebutuhan aku catat di kertas kecil dan masukin tas, jadi kalau lagi buru-buru keluar rumah tinggal cek catatan, nggak perlu mikir dari nol.
Hal yang paling kerasa manfaatnya adalah hemat waktu dan hemat tenaga mikir. Setiap pagi aku tinggal lihat jadwal masakan harian: hari ini masak apa, perlu defrost apa dari freezer, dan butuh tambahan belanja atau nggak. Kalau suami ditanya mau makan apa dan jawabannya klasik “terserah”, aku tinggal tunjukin daftar menu seminggu, jadi dia juga bisa pilih.
Kalau kamu mau mulai, nggak perlu ribet. Ambil selembar kertas, tulis kolom Minggu sampai Sabtu, lalu isi dengan menu masakan sehari-hari yang biasa keluargamu suka. Nanti lama-lama kamu punya banyak versi daftar menu masakan seminggu yang bisa dipakai ulang. Cara simpel ini benar-benar ngebantu IRT biar hari-hari di dapur lebih tertata dan nggak bikin pusing tiap mau masak.