Masya Allah #fypppppppppppppppppppppppp #masukberandafyp #viraltiktok #masukberanda #fyppppppppppppppppppppppp
Sebenernya aku juga awalnya bingung banget tiap lihat orang komen "kugh" di TikTok atau di status WhatsApp. Di video yang rame biasanya ada aja yang nulis kayak, "Mamborong kele kk kugh" atau "Makasih kk kugh". Lama-lama jadi kepo, ini maksudnya apa sih, emot kah, singkatan kah, atau cuma kata tambahan biar keliatan lucu? Dari yang aku perhatiin, "kugh" itu lebih ke ungkapan perasaan yang susah dijelasin, mirip kayak kita nambahin "ya ampun", "aduuh", atau "hadeh" di belakang kalimat. Kadang dipakai buat nunjukin rasa gemes, malu, atau bercanda. Misalnya pas ada yang habis diborong dagangannya: "Makasih kk kugh" – di sini kesannya tuh kayak terharu plus gemes sama kebaikan orang yang ngebeli. Kata "kugh" juga sering muncul di komentar-komentar bercandaan antartemen. Contohnya: - "Cantik kali kau kugh" - "Kangen dia kugh tapi gengsi chat duluan" - "Laper kugh, tapi malas keluar" Di situ kata "kugh" seolah jadi pemanis kalimat, bikin tone-nya lebih santai dan ngakak, bukan formal. Buat yang baru lihat, wajar kalau mikir itu typo atau huruf kelebihan, padahal emang lagi tren aja dipakai anak-anak medsos. Kalau dari logat, ada yang bilang "kugh" itu nuansanya Medan atau daerah Sumatera gitu, soalnya di gambar tadi ada kata "panyabungan" yang juga nama daerah di Sumatera Utara. Jadi bisa jadi ini salah satu gaya bahasa gaul yang kebawa dari obrolan sehari-hari masuk ke chat dan TikTok. Sama kayak dulu orang ngetik "bah", "lah", atau "we" yang akhirnya jadi kebiasaan. Menurut pengalamanku, supaya nggak salah pakai, mending gunakan "kugh" cuma di obrolan santai atau komentar ke temen, jangan di chat formal ke guru, atasan, atau orang yang belum terlalu dekat. Takutnya mereka nggak paham maksudnya dan malah dikira nggak sopan. Intinya, kalau kamu sering lihat kata "kugh" di sosial media, anggap aja itu ekspresi tambahan yang nunjukin perasaan penulisnya: bisa gemes, sebel, malu, atau bercanda. Nggak ada arti kamus yang baku, tapi dari konteks kalimat biasanya kebaca kok maksudnya ke mana. Kalau ragu, paling aman sih cukup paham artinya dulu, nggak harus ikut-ikutan pakai kalau belum nyaman.






































































