Kuching-Tebedu (Immigration Malaysia), letak kereta dekat parking
Entikong(immigration Indonesia)- Balai Karangan, Sewa Taxi untuk jalan dekat Balai
Edisi kangen makanan Indon...jadi ke Balai untuk makan nasi padang tapi Rendangnya keras,alot, gak bisa digigit🥺 pilihan nya, digigit tapi gak bisa kegigit🤣 kalau potong pasti antara sendok tu patah atau rendang tu melayang, atau gak usah di makan🤣Jadi... daripada menyusahkan diri, aku gak makan rendang nyaaa🥲
terus beli kopi susu Weng Coffe yg light, enak tapi terlalu manis dan untuk Suami&teman itu terlalu strong , dan press sticker di gelas nya gak kuat jadi tumpah, menetes2 , udahlah pakai celana putih🫠
Driver bawa ke Danau/Sungai...sorry gak ingat nama nya🤣
Terus ke Indomaret & Alfamart (Wajib) untuk jajan🤣
... Baca selengkapnyaKarena banyak yang penasaran soal Weng Coffee Balai Karangan, aku mau cerita sedikit lebih detail dari sudut pandang orang yang cuma numpang kangen Indonesia sebentar.
Lokasinya sendiri nggak jauh dari area utama Balai Karangan, masih gampang dijangkau pakai taksi lokal dari Entikong. Konsepnya coffee to go, jadi lebih ke minuman buat dibawa jalan. Waktu itu aku pesan kopi susu yang light, rasanya sebenarnya enak, creamy dan kopinya masih cukup kerasa. Cuma buat lidahku, manisnya lumayan ‘nendang’, jadi kalau kamu bukan pecinta manis, mending minta kurang gula atau pilih varian yang lebih pahit kalau ada.
Suami dan teman malah merasa kopinya terlalu strong, mungkin karena mereka nggak biasa minum kopi susu yang rasio kopinya lumayan banyak. Jadi menurutku Weng Coffee ini lebih cocok buat yang suka kopi agak bold tapi tetap manis ala kopi susu kekinian.
Satu hal yang perlu kamu siapin: kemasan gelasnya. Waktu itu stiker penutup di gelasnya kurang rapat, jadi pas dibawa jalan sempat netes-netes dan tumpah sedikit. Apesnya, aku pakai celana putih, jadi agak heboh juga bersih-bersihin noda kopi. Kalau kamu tipe yang suka rapi, saran aku cek dulu segel gelasnya sebelum dibawa jalan jauh, atau minta double cup/tisu ekstra.
Kalau soal harga, masih kategori terjangkau untuk ukuran minuman kopi susu kekinian di perbatasan. Buat yang datang dari Malaysia, rasanya masih oke banget di kantong. Enaknya lagi, Weng Coffee ini jadi pelepas rindu kopi bergaya Indonesia setelah lewat imigrasi.
Biasanya setelah ambil kopi, aku lanjut keliling sebentar. Di trip kali ini, driver sempat bawa ke area danau atau sungai yang ada keramba ikannya. Tempatnya bukan spot wisata besar, tapi lumayan lah buat foto-foto sebentar sambil habisin kopi.
Habis itu, itinerary wajib versi aku: mampir Indomaret dan Alfamart. Di sinilah sesi kalap dimulai, mulai dari popcorn, puding instan, bumbu racik, sampai cemilan aneh-aneh yang nggak ada di Kuching. Kadang aku juga bungkus mie jamien/bakmie kering ala warung lokal, yang porsinya lumayan banyak dan rasanya nagih.
Kalau kamu lagi cari info Weng Coffee Balai Karangan, menurutku tempat ini cocok buat: istirahat sebentar setelah imigrasi, cari kopi susu manis dengan rasa kopi yang cukup kuat, dan teman jalan sebelum lanjut jajan atau makan nasi padang (meski kadang rendangnya keras, ya nasib, tinggal fokus ke lauk lain). Yang penting, siapin tisu ekstra dan hindari celana putih kalau takut kena tumpahan kopi.