as story
Sebuah gambar sederhana… tapi membuat jutaan orang merinding.
Seorang pria bernama Yusuff Shakur menjadi viral setelah membagikan sketsa tangan yang ia klaim menggambarkan apa yang ia lihat saat mengalami near-death experience (NDE)—pengalaman mendekati kematian.
Alih-alih menggunakan kata-kata panjang, Yusuff memilih menggambar pengalamannya.
Dalam sketsanya, terlihat struktur berlapis raksasa di atas Bumi, dengan bentuk spiral bercahaya di tengahnya. Ia menggambarkan jiwa-jiwa bergerak naik melalui spiral cahaya, sementara entitas lain tampak mengamati dari tingkat yang lebih tinggi. Tidak ada wajah yang jelas—hanya aliran, lapisan, dan cahaya.
Menurut Yusuff, pengalaman itu tidak datang dengan suara atau dialog panjang, melainkan satu pesan kuat yang tertinggal dalam ingatannya:
“Everything is connected.”
Segalanya saling terhubung.
Unggahannya dengan cepat menyebar di media sosial, memicu diskusi luas. Sebagian orang merasa gambar itu sangat spiritual dan familiar dengan pengalaman pribadi mereka. Yang lain tetap skeptis, melihatnya sebagai ekspresi subjektif dari kondisi otak saat trauma ekstrem.
Terlepas dari perdebatan, satu hal jelas:
gambar itu menyentuh sesuatu yang dalam pada banyak orang.
Near-death experience sendiri telah lama menjadi topik penelitian dan perdebatan—antara sains, psikologi, dan spiritualitas. Cerita Yusuff menambah satu lagi potongan kecil pada misteri besar tentang kesadaran manusia dan batas antara hidup dan mati.
Pengalaman mendekati kematian (near-death experience/NDE) sering kali menjadi momen yang sangat pribadi dan sulit diungkapkan dengan kata-kata. Saya sendiri pernah membaca banyak cerita dari orang-orang yang mengalami NDE, dan kebanyakan dari mereka menyampaikan perasaan damai, cahaya yang terang, dan rasa keterhubungan yang mendalam dengan segala sesuatu di sekitar mereka. Sketsa yang dibagikan oleh Yusuff Shakur ini menarik karena ia memilih media visual untuk menyampaikan pengalamannya, yang justru membuat pesan "Everything is connected" terasa lebih kuat dan universal. Gambar spiral cahaya dan lapisan jiwa membuka ruang bagi kita untuk membayangkan perjalanan batin yang tak kasat mata. Sebagai seseorang yang tertarik dengan fenomena spiritual dan psikologis, saya percaya bahwa pengalaman seperti ini mengandung pesan penting tentang kesadaran dan hubungan kita dengan dunia. Bahkan para ilmuwan pun masih terus meneliti fenomena NDE untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di otak saat menghadapi situasi kritis. Dalam keseharian, kita sering merasa terpisah dari alam dan sesama manusia. Namun, ketika melihat gambaran seperti yang dibuat Yusuff, kita diingatkan bahwa ada ikatan tak terlihat yang menghubungkan kita semua. Ini bisa membantu kita menjadi lebih empati dan menyadari pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang dan lingkungan sekitar. Saya juga menyadari betapa kuatnya seni sebagai media ekspresi pengalaman batin. Kadang, gambaran sederhana mampu menyentuh perasaan banyak orang lebih dalam daripada kata-kata panjang lebar. Itulah kekuatan dari visual seperti sketsa Yusuff yang viral ini. Bagi yang skeptis, fenomena ini juga bisa menjadi pintu masuk untuk berdiskusi tentang batas antara realitas fisik dan kesadaran. Apa pun pandangan kita, pengalaman near-death tetap menjadi salah satu misteri terbesar yang mengundang kita untuk lebih terbuka memahami kehidupan dan kematian. Akhirnya, cerita Yusuff Shakur ini tidak hanya viral karena keunikan gambarnya, tapi juga karena menyentuh kesadaran kolektif kita akan betapa dalam dan misteriusnya perjalanan manusia dalam menghadapi kematian dan kehidupan.






