Bikin poster ta'aruf dadakan
karena aku lupa kalau besok anakku ada acara pawai ta'aruf di sekolah akhirnya ndandak malam2 buat poster ini #TakPerluSempurna #IRTJagoan #SchoolDays #irtsharing
Jujur kemarin aku bener-bener baru ngeh kalau besoknya anakku ikut pawai ta'aruf Hari Santri Nasional di sekolah. Undangannya sih sudah lama, tapi namanya juga emak-emak banyak kerjaan, jadinya lupa kalau harus nyiapin banner/poster pawai ta'aruf. Akhirnya malam-malam baru ribet cari ide tulisan dan desain. Karena serba dadakan, aku pakai alat yang ada di rumah saja. Kertas manila yang tersisa, spidol merk SNOWMAN, penggaris, sama pensil. Untuk tulisannya aku pilih yang simpel tapi jelas, misalnya: "Hari Santri Nasional", "Pawai Ta'aruf", dan nama sekolah seperti "MI PS" atau "PSM KEPUHREJO" biar kalau difoto kelihatan dari mana rombongan anak-anak ini. Kalau mau, bisa juga ditambah kata-kata penyemangat seperti "Juang Merengkuh" atau kalimat mutiara pendek tentang santri. Tipsku kalau bikin banner pawai ta'aruf dadakan: 1. Tentukan dulu mau bentuk banner atau poster. Kalau anak bawa sendiri, poster ukuran sedang lebih ringan. Kalau untuk dibawa bareng-bareng, bisa pakai karton besar atau kain panjang. 2. Pilih warna yang kontras. Aku pakai dasar putih, tulisannya pakai warna hitam dan hijau supaya jelas terbaca di foto dan dari kejauhan. 3. Tulis dulu dengan pensil baru ditebalkan spidol, biar kalau salah gampang dihapus. Apalagi kalau tulis kata-kata penting seperti "Hari Santri Nasional" atau nama desa/sekolah. 4. Tambahkan elemen lucu atau unik, misalnya gambar bendera kecil, gambar santri, atau ornamen islami sederhana. Tidak perlu "brilian, tangkas, kreatif" banget, yang penting rapi dan enak dipandang. Kalau kamu punya waktu mepet kayak aku, jangan keburu minder lihat banner pawai ta'aruf orang lain yang super rapi. Versi kita yang dadakan tetap punya nilai, apalagi kalau anak senang dan bangga bawa poster buatan orang tuanya sendiri. Anak juga jadi belajar kalau persiapan pawai ta'aruf itu bisa bareng-bareng, melibatkan keluarga. Ke depan aku mau nyiapin template sendiri di rumah, jadi kalau ada acara pawai ta'aruf lagi tinggal ganti tulisan dan sedikit dekor. Misalnya sedia huruf-huruf yang sudah dipotong, atau pola kalimat utama seperti "Hari Santri Nasional" dan nama sekolah, jadi nggak panik lagi saat harus bikin poster ta'aruf dadakan di malam sebelumnya.