Kedua kalinya bikin manisan Bligo #MnisanBligo
Kedua kalinya bikin manisan Bligo #ManisanBligo
Sudah kedua kalinya aku bikin manisan ini besti, bahannya emang susah ya kayaknya jarang ada juga, jadi kali ini aku buat manisan aja karena kalau buat masakan yang lain aku belum pernah 😁😁😁
Yang penasaran cara buatnya jangan skip videonya 🫶🫶🫶
Jujur, dulu aku juga bingung banget tiap lihat bligo atau buah kundur di pasar. Tahu bentuknya, tapi nggak tahu harus diapain, selain dibuat sayur bening ala orang tua. Sampai akhirnya coba-coba bikin manisan bligo, dan ternyata seenak itu! Sekarang mau aku ceritain lebih detail gimana cara aku mengolahnya, terutama buat kamu yang pengin bikin manisan bligo tanpa kapur sirih. Pertama, pilih bligo yang masih muda, kulitnya mulus dan dagingnya masih kokoh kalau ditekan. Bligo yang terlalu tua biasanya bijinya besar dan teksturnya kurang enak buat manisan. Setelah itu kupas kulitnya sampai bersih, buang bagian biji di tengah, lalu potong-potong sesuai selera. Aku biasa potong bentuk stik atau kotak agak tebal supaya pas direndam dan dimasak tetap renyah, nggak gampang hancur. Biasanya orang pakai kapur sirih supaya bligo lebih keras dan kriuk, tapi kalau kamu nggak punya atau kurang nyaman pakai kapur sirih, bisa pakai pengganti alami. Aku pernah coba rendam potongan bligo di air garam dingin sekitar 1–2 jam. Takaran kasarnya 1–2 sdm garam untuk 1 liter air. Setelah direndam, bilas sampai bersih, baru lanjut proses berikutnya. Hasilnya tetap renyah, apalagi kalau nanti dimasak dengan api kecil. Untuk manisan bligo basah, aku biasanya bikin larutan gula dulu. Campur gula pasir dengan air (misalnya 500 ml air + 300–400 g gula, sesuaikan selera manis), tambahkan sedikit garam biar rasanya seimbang. Kalau suka, bisa tambahkan daun pandan atau vanili biar wangi. Masak sampai gula larut dan sedikit mengental, baru masukkan potongan bligo yang sudah ditiriskan tadi. Masak bligo dengan api kecil sampai agak bening dan larutan gula meresap. Jangan terlalu lama supaya teksturnya nggak lembek. Kalau sudah, matikan api dan diamkan di panci sampai benar-benar dingin, lalu pindahkan ke wadah kedap udara. Disimpan di kulkas, manisan bligo basah ini bisa tahan beberapa hari dan justru makin enak saat dingin. Kalau kamu mau versi manisan bligo kering, tinggal angkat potongan bligo yang sudah dimasak gula tadi, tiriskan sampai hampir kering, lalu gulingkan di gula pasir. Jemur sebentar (kalau ada matahari) atau diamkan di suhu ruang sampai gula nempel dan kering. Ini cocok banget buat camilan simpel. Buat yang suka cari gambar manisan bligo dulu biar kebayang bentuk akhirnya, aku juga gitu kok. Dari situ aku bisa kira-kira potongan, warna, dan tingkat kematangannya. Sekarang setelah sering bikin, jadi lebih pede ngolah bligo atau luwoh ini. Intinya, jangan takut coba walau bahannya terasa asing. Begitu berhasil sekali, kamu pasti nagih bikin lagi dan lagi!
itu pepaya bukan ka