... Baca selengkapnyaAku itu termasuk tim pencinta seblak jadul khas Bandung, yang kuahnya pedas kemerahan dan pakai kerupuk oren klasik. Sekarang banyak versi modern pakai makaroni, ceker, dan lain-lain, tapi rasa seblak jaman dulu tetap punya tempat spesial. Di postingan ini aku mau cerita sedikit lebih lengkap soal seblak jadul Bandung, dari bahan, cara bikin, sampai tips plating biar foto seblak jadul kamu kelihatan menggoda.
Pertama soal kerupuk. Untuk seblak jadul, aku biasanya pakai kerupuk oren khas Bandung yang teksturnya agak tebal. Kerupuk ini harus direndam dulu pakai air panas sampai lembek, tapi jangan terlalu lama supaya masih ada sedikit kress saat dimakan. Banyak orang yang salah langkah di sini: kalau direndam kepanjangan, kerupuk jadi hancur di kuah dan bentuknya kurang cantik buat di-foto.
Kuah pedas kemerahan itu juga penting. Versi jadul biasanya pakai kencur, bawang putih, cabai rawit dan cabai merah keriting, plus sedikit garam, gula, dan kaldu bubuk. Kadang ditambah sedikit cuka atau jeruk limau biar ada asem segar. Aku suka tumis dulu bumbu halus sampai wangi, baru tambahkan air dan koreksi rasa. Kalau mau kelihatan seperti di gambar seblak jadul yang sering kita lihat di internet, kuahnya jangan terlalu kental, tapi juga jangan terlalu bening.
Topping favorit aku sih simple: irisan daun bawang, telur orak-arik, dan sesekali sosis atau bakso. Tapi kalau mau bener-bener nostalgia seblak original Bandung, cukup kerupuk, telur, dan daun bawang. Disajikan di piring berwarna (misalnya ungu seperti di foto), dengan sendok di dalam hidangan, bikin terlihat rumahan banget dan cocok jadi photo seblak buat feed.
Untuk kamu yang suka cari gambar seblak atau foto seblak jadul sebagai referensi, tips dari aku: perhatikan komposisi warna. Kerupuk oren, kuah merah, dan hijau daun bawang itu kombinasi klasik. Usahakan kuahnya tidak menutupi semua kerupuk, jadi tekstur kerupuk jadul masih kelihatan di permukaan.
Kalau kamu lagi kangen seblak bandung jadul, cobain deh versi sederhana ini di rumah. Rasanya pedas, gurih, wangi kencur, dan bikin nostalgia jajanan depan sekolah. Kalau mau, kamu bisa kreasikan sendiri: tambah ceker, bakso, atau makaroni, tapi tetap pakai kerupuk jadul sebagai bintang utama. Setelah berhasil, jangan lupa foto seblak kamu dan share, siapa tahu bisa jadi inspirasi buat pecinta seblak lainnya yang lagi cari referensi gambar seblak jadul di Google.