Kenalin, aku Gen Z, dan jujur aja… cara aku (atau mungkin kalian juga) kerja beda.
Bukan karena males sih, tapi karena lebih sadar batas diri aja. Memang kerja itu penting, tapi hidup juga. Aku lebih baik pilih untuk nikmati hidup sejak dini😌
... Baca selengkapnyaSebagai Gen Z, aku ngerasa kalau preferensi kerja kita tuh sering disalahpahami. Banyak yang mikir kita manja atau nggak tahan banting, padahal sebenarnya kita cuma lebih vokal soal batasan dan kesehatan mental.
Buat aku pribadi, preferensi kerja adalah tentang gimana aku mau menjalani hari-hari tanpa merasa hidup cuma muter di kerjaan doang. Misalnya, aku lebih pilih pekerjaan yang manusiawi. Manusiawi itu kayak gimana? Atasan nggak bentak-bentak, jam kerja jelas, target masih masuk akal, dan kita nggak dipaksa online 24/7. Rasanya beda banget ketika kerja di lingkungan yang aman, di mana ngomong jujur ke atasan nggak bikin deg-degan.
Aku juga tipe yang sangat menghargai pulang tepat waktu. Bukan berarti nggak mau lembur sama sekali, tapi lembur itu harus ada alasannya dan nggak jadi rutinitas. Waktu pulang itu buat aku penting banget buat istirahat, recharge, ketemu keluarga, atau sekadar rebahan sambil nonton series. Dari situ aku baru bisa besoknya kerja lagi dengan kepala lebih fresh.
Hal lain yang aku cari adalah komunikasi yang jelas. Jujur, sebagai Gen Z, aku gampang anxious kalau tugasnya ngambang. Jadi aku suka banget kalau kantor atau tim udah punya jobdesc yang jelas, SOP rapi, dan atasan mau jelasin pelan-pelan. Buat aku, lebih baik belajar pelan tapi paham, daripada disuruh cepet-cepet tapi sebenarnya nggak ngerti apa-apa.
Istirahat juga jadi prioritas. Di gambar yang aku share, ada tulisan "memilih istirahat, belajar pelan, dan hidup stabil" – itu bener-bener ngegambarin aku. Hidup stabil buat aku bukan harus kaya raya banget, tapi penghasilan cukup, kesehatan mental aman, dan masih bisa menikmati hal-hal kecil kayak minum Aloha Lemonade🍋 habis pulang kerja.
Kalau bahas quote Gen Z soal kerja, salah satu yang paling relate buat aku adalah: "Aku kerja buat hidup, bukan hidup buat kerja." Kedengarannya klise, tapi itu jadi pengingat supaya aku nggak keasyikan ngejar karier sampai lupa sama diri sendiri. Buat kamu yang sesama Gen Z, mungkin preferensimu mirip: pengin punya karier, tapi juga pengin waktu buat diri sendiri, teman, dan keluarga.
Akhirnya, preferensi kerja kita sebagai Gen Z bukan soal malas, tapi soal mencari cara kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kerja yang masih memungkinkan kita bahagia, punya hobi, dan nggak burn out di usia muda. Dan menurutku, itu hal yang wajar banget buat diperjuangkan.
life balance ya 👍