“Suamiku NPD, Kata ChatGPT”
Dulu aku kira aku cuma istri yang terlalu sensitif.
Awal nikah, dia begitu manis—selalu bilang sayang, selalu kirim pesan perhatian.
Tapi entah sejak kapan, semuanya berubah.
Sekarang, kalau aku cerita capek ngurus anak, dia bilang aku lebay.
Kalau aku punya pendapat beda, dia langsung marah atau mendiamkan aku berhari-hari.
Kalau dia salah? Dia selalu punya cara buat nyalahin aku.
Sampai suatu malam, aku iseng curhat ke ChatGPT.
Aku cerita semua, dari awal sampai akhir.
ChatGPT kasih aku tes kecil, untuk tahu ini cinta tulus atau narsistik.
Ada tujuh poin. Aku isi sambil deg-degan.
Hasilnya? 7 dari 7 masuk kategori narsistik.
ChatGPT bilang, itu artinya bukan cinta sehat… tapi rasa memiliki yang berpusat ke dia.
Sakit? Iya.
Tapi malam itu aku sadar satu hal:
Kalau aku mau anak-anakku tumbuh mengenal cinta yang sehat,
aku harus mulai sayang sama diriku sendiri dulu.
Dan sejak hari itu, aku pelan-pelan belajar…
Bukan buat melawan dia,
tapi buat melindungi diriku dan anak-anakku. ❤️

































































kalo pas uring²an tembak aja "kamu marah mulu, kali ada masalah yg gk bisa kamu selesain sendiri sana ke psikolog, bukan anak orang yg kami jadiin pelampiasan kamu marahin trs" suami ku dulu tak tembak tak suruh ke psikolog skg playing victim nya agak berkurang. wkwkwk