... Baca selengkapnyaBuat yang penasaran detailnya, 1 juta pertama dari Fastwork ini datangnya dari satu project asisten penelitian. Prosesnya nggak sekadar "daftar terus dapat uang" ya, ada beberapa langkah yang aku lewati sampai akhirnya bukti tf 1jt itu beneran masuk.
Pertama, aku download aplikasi Fastwork Indonesia (bisa juga lewat web). Setelah daftar, aku isi profil selengkap mungkin. Di bagian deskripsi, aku tulis pengalaman kerjaku di bidang riset dan penelitian, jadi klien bisa lihat aku memang punya background di situ. Menurutku, banyak orang asal daftar aja, tapi nggak serius ngisi profil, padahal ini kayak CV online kita.
Kedua, aku cari kategori yang sesuai. Karena nggak punya skill desain grafis atau sosial media, aku skip bagian itu dan fokus ke kategori penulisan, editing, dan research. Di situlah aku nemu lowongan asisten penelitian. Tipsku: jangan malas scroll, kadang job yang cocok ada di tengah-tengah, bukan di paling atas.
Waktu lihat job "asisten penelitian" itu, aku langsung baca detail brief-nya: durasi kerja, jenis tugas, dan kisaran bayarannya. Setelah yakin sanggup, baru aku kirim penawaran. Di penawaran, aku jelasin singkat pengalamanku, tools apa yang bisa kupakai, dan kenapa aku cocok bantu project tersebut. Nggak perlu bikin kata-kata terlalu kaku, yang penting jujur dan jelas.
Setelah beberapa chat buat klarifikasi, klien akhirnya setuju hire aku di Fastwork. Sistem di Fastwork Indonesia lumayan aman, karena klien harus melakukan pembayaran dulu (semacam deposit) ke platform sebelum kita mulai kerja. Jadi aku lebih tenang, nggak takut kerja tapi nggak dibayar.
Proses ngerjain projectnya sendiri sekitar beberapa hari, disesuaikan sama deadline. Selama itu aku selalu update progres via chat Fastwork biar klien merasa dilibatkan. Ini juga salah satu hal yang bikin klien nyaman dan akhirnya mau kasih rating bagus.
Begitu project selesai dan klien approve hasilnya, barulah pembayaran dilepas ke akun Fastwork-ku. Di situ aku bisa lihat saldo masuk Rp 1.000.000. Rasanya lega banget waktu lihat "bukti tf 1jt" dari Fastwork ke rekeningku. Notifikasinya itu yang bikin makin yakin kalau platform ini beneran jalan dan bukan scam.
Kalau kamu baru mau mulai, saranku:
1. Jangan minder kalau nggak punya skill desain. Coba cek kategori lain seperti penulisan, administrasi, penerjemahan, atau research.
2. Perhatikan profil: pasang foto yang rapi, deskripsi jelas, dan tulis pengalaman yang relevan.
3. Mulai dari project kecil dulu. Nggak apa-apa fee-nya belum besar, yang penting kumpulin review.
4. Sabar. Kadang butuh waktu sampai akhirnya ada klien yang cocok dan percaya sama kita.
Buat aku, 1 juta pertama ini bukan cuma soal nominal, tapi bukti kalau kerja freelance lewat Fastwork freelance platform Indonesia itu mungkin banget, bahkan buat ibu pekerja yang merasa "nggak punya skill lain". Kalau ada yang mau tanya-tanya soal Fastwork app atau gimana cara mulai tf 1 juta pertama dari freelance, boleh banget tulis di komentar versi kalian sendiri.
aku mauuuu kakak... aku juga gak ada skill di bidang design sm sosmed. Dan kebanyakan yg dicari di bidang itu ya kak