... Baca selengkapnyaAku suka banget bikin makaroni oseng model begini kalau lagi buru-buru tapi pengen tetap makan enak. Versi tumis makaroni telur orak-arik dan jagung ini bisa banget kamu kreasikan sesuai selera, jadi nggak bosen kalau sering dimasak.
Pertama soal tekstur makaroni: biar nggak lembek, aku biasanya rebus makaroni sampai al dente, lalu ditiriskan dan dikasih sedikit minyak supaya nggak saling menempel. Kalau mau lebih wangi, air rebusannya bisa ditambah sedikit garam dan kaldu bubuk, jadi makaroni sudah ada rasanya sebelum ditumis.
Untuk telurnya, kamu bisa pilih mau tekstur orak-arik halus atau agak besar-besar. Kalau mau telurnya tetap lembut, jangan masak terlalu lama. Aku biasanya kocok telur dengan sedikit garam dan lada, lalu masukkan saat wajan sudah panas tapi api sedang. Diaduk pelan sampai setengah matang, baru lanjut campur dengan jagung dan makaroni.
Jagung pipil manis di resep ini bikin tumis makaroni jadi lebih colorful dan ada sensasi manis gurih yang pas. Kalau nggak punya jagung segar, pakai jagung kaleng juga boleh, tinggal tiriskan dulu airnya. Kadang aku tambahin irisan sosis atau kornet kalau lagi pengen yang lebih berprotein, jadi makin mirip menu bekal anak-anak.
Bawang bombay yang ditumis sampai harum itu kunci wangi tumis makaroni oseng ala rumahan. Kalau suka, kamu bisa tambah bawang putih cincang sedikit biar rasanya lebih nendang. Di tahap akhir, selain keju parut, aku kadang tambahin taburan daun bawang atau seledri biar tampilannya lebih cantik dan segar, mirip di foto hidangan tumis makaroni telur dan jagung dengan taburan bumbu hijau.
Buat yang suka pedas, tinggal tambahin irisan cabai rawit atau bubuk cabai saat menumis. Bisa juga disajikan dengan saus sambal favorit. Menu ini enaknya dimakan hangat-hangat, tapi dingin pun masih oke buat dibawa bekal. Praktis, satu menu sudah ada karbo (makaroni), protein (telur), dan sayur (jagung). Cocok banget buat ide menu harian yang cepat tapi tetap mengenyangkan.