Membalas @ambarwati6379 #persiacatsorotan #catslovers #catsofinstagramcatlovers #reucuecatanimalscat #hewankesayanganrosulullah #anabulupersiacatsorotan #anabulanakberbuluku @dwan Senanti @Mimi kucing unyu unyu @kucingunyuku #sorotankucing
Aku dulu juga bingung waktu pertama kali punya kucing persia, khususnya soal pipihi mereka. Beda banget sama kucing kampung, bulu di area belakang dan sekitar pipis itu tebal, jadi kalau habis pipis atau pup gampang banget nempel dan jadi bau. Pelan-pelan aku belajar dari pengalaman, dokter hewan, dan sharing sesama catslovers. Sekarang setiap kali anabul pipis atau pup, aku biasakan cek pipihi-nya. Kalau ada yang nempel, aku bersihin pakai tisu basah khusus hewan atau kapas yang dibasahi air hangat. Penting banget hindari tisu beralkohol karena bisa bikin iritasi kulit sekitar anus dan kemaluan. Setelah dibersihkan, aku keringkan pelan-pelan pakai handuk lembut supaya area itu nggak lembap, soalnya lembap bisa memicu jamur dan bau nggak sedap. Untuk kucing persia, trimming bulu di sekitar pipihi juga ngebantu banget. Aku biasanya gunting sedikit bulunya (secukupnya saja) supaya kotoran nggak gampang nempel. Kalau takut, bisa minta tolong groomer. Sejak rutin trimming, pipihi anabul jauh lebih bersih dan aku juga jadi lebih tenang kalau dia keluyuran di rumah. Litter box juga berpengaruh. Aku pakai pasir wangi yang gumpalannya gampang dibersihkan. Minimal sehari sekali aku buang gumpalan pipis dan pup, terus seminggu sekali ganti total. Kalau pasir kotor, pipihi kucing juga jadi gampang kotor dan lembap. Air minum juga harus selalu bersih supaya kucing nggak kena infeksi saluran kemih yang bikin pipisnya bermasalah. Kadang aku sambil doa kecil, semoga berkah ya bun merawat makhluk Allah ini, amin ya Allah. Kucing kan hewan kesayangan Rasulullah, jadi aku ngerasa ada tanggung jawab buat jaga kebersihan dan kenyamanan mereka. Kalau lihat anabul tidur tenang, bulu bersih, pipihi nggak merah atau bau, rasanya lega banget. Buat yang baru pelihara persia dan lagi cari info soal pipihi, intinya sering cek bagian belakang kucing, jangan malas bersihin, dan perhatikan kalau ada tanda-tanda aneh: pipis berdarah, sering ke litter box tapi cuma dikit, atau dia kesakitan waktu pipis. Kalau ada tanda begitu, langsung bawa ke dokter hewan ya. Sharing dikit dari pengalamanku, semoga ngebantu para catslovers yang lagi belajar merawat anabul persia di rumah.
