kaget ternyata banyak yg lagi ada di fase yg sama kayak aku 🥹🥹 inget kalian gak sendiri ya, fase yg kita alamin sekarang ini NORMAL banget dan bisa DISEMBUHKAN! this isnt the end of the world. Jadi, kuncinya adalah MULAI SEKARANG! Karna perjalanan kita panjang dan pasti banyak momen kita galau2 dan mempertanyakan situasi badan sendiri.. Aku mulai pelan2 dan mulai lebih ‘mendengarkan’ kondisi badan aku. Kalau capek, ya aku istirahat. Kl laper ya aku makan. Be kind to our bodies ya 💖💖 #wieiad #wieiadrecovery #dietsehat #surpluskalori #dietjourney
Buat kamu yang lagi di fase recovery hormon, aku mau bilang dulu: fase recovery adalah proses, bukan hasil instan. Di awal aku juga kaget banget karena badan berasa "aneh" banget: kembung all day, laper terus, emosi naik turun, dan rasanya kayak tubuh bukan milik sendiri. Tapi pelan‑pelan aku sadar, ini sebenarnya cara tubuh bilang, "akhirnya aku boleh istirahat dan disayang". Secara simpel, fase recovery adalah masa ketika tubuh dan hormon kita lagi berusaha balik ke kondisi seimbang setelah lama "ditekan" diet ketat, olahraga berlebihan, atau pola makan yang nggak teratur. Jadi wajar banget kalau muncul gejala kayak kembung, gampang capek, pencernaan lambat, mood swing, sampai craving makanan tertentu. Dulu aku panik tiap kembung, sekarang aku coba lihat kembung sebagai tanda sistem pencernaan lagi adaptasi. Di fase ini, aku mulai lebih mindful sama apa yang aku makan, bukan dalam arti menghitung kalori ketat, tapi lebih ke: "makanan ini bikin badan aku kerasa gimana?" Misalnya, aku sering pilih menu simple kayak oatmeal + yogurt + chia seeds + buah (blueberries, pisang, apel cinnamon) buat sarapan. Kombinasi ini bantu pencernaan jalan lebih lancar dan bikin kenyang lebih lama. Serat dari oatmeal dan buah plus chia seeds itu ngebantu banget biar bisa💩 lebih teratur. Aku juga mulai ngeh pentingnya lemak sehat buat hormon. Kalau dulu takut banget makan alpukat atau susu kacang, sekarang aku justru sengaja masukin: susu kacang, black sesame powder, alpukat + sedikit kopi, itu semua bantu kasih energi dan support hormon. Buat potassium, aku sering tambah pisang di snack atau sarapan. Snack manis hangat kayak stew apel kayu manis juga bikin hati lebih tenang sekaligus tetap ngasih nutrisi. Di luar makanan, fase recovery juga soal berdamai sama momen galau. Ada hari di mana aku anxious banget, apalagi kalau habis makan besar seperti kalbi niku don atau mayo egg bareng pasangan. Dulu langsung muncul rasa bersalah, sekarang aku latihan bilang ke diri sendiri: "makan bareng orang tersayang juga bagian dari healing". Nggak apa‑apa kalau satu hari terasa lebih berat, yang penting bukan balik ke pola lama yang nyakitin diri sendiri. Aku juga belajar bedain lapar fisik dan lapar emosi. Kalau capek tapi maksa nggak mau makan, badan makin kacau. Sekarang kalau capek, ya istirahat. Kalau laper, aku makan—entah itu papaya, labu ayam, oatmeal lagi, atau yogurt. Pelan‑pelan aku stop nanya "ini bikin aku gemuk nggak?" dan ganti jadi "ini bantu badan aku pulih nggak?". Kalau kamu sekarang lagi di posisi kembung tiap hari, cermin rasanya nyebelin, dan kepala penuh overthinking, itu bukan berarti kamu gagal. Fase recovery justru tanda kamu lagi berani berubah. Nikmati proses kecil: satu mangkok oatmeal hangat, satu porsi buah, satu kali berani dengerin rasa laper. Be kind to your body, karena tubuh kamu juga lagi berjuang buat kamu.
