#wieiad yg laper teruss. ini ada bbrp snack yg gak aku rekam karena nyemilnya kilat banget 🤣🤣 fase laper terus ini sungguh bikin resah euyyy. mirip laper2 pas sblm 🩸tp bedanya 🩸gak dateng2 haha. Semangat terus my fellow pejuang girliessss #wieiadrecovery #dietsehat #ammenorhea #dietjourney
Aku juga sempat bingung banget kenapa rasanya sudah makan tapi masih lapar terus, apalagi di fase recovery hormon. Hari itu misalnya, dari pagi aku sudah sarapan susu + selai earl grey, kadang tahu rebus pakai selai kacang, tapi perut rasanya cepat kosong lagi. Dulu aku panik, takut ini karena aku “rakus” atau dietku gagal, tapi setelah cari info dan konsultasi, ternyata ini wajar banget di fase pemulihan, terutama kalau sebelumnya kita sempat diet ketat atau punya masalah haid seperti amenorrhea. Hal pertama yang aku lakukan adalah mencoba lebih mindful. Setiap kali merasa lapar, aku tanya dulu ke diri sendiri: ini lapar fisik atau lapar emosi? Kalau lapar fisik, biasanya ada sensasi perut keroncongan, badan lemes, susah fokus. Di hari ke-14 recovery hormon aku catat banget: habis breakfast butter rice dari nasi porang dan ikan patin grill pakai butter, eh 2–3 jam kemudian laper lagi. Akhirnya aku izinin diri ambil snack, misalnya kopi strawberry, kacang ijo, atau oatmeal + flaxseed + walnut powder. Ternyata setelah tubuh mulai merasa aman dapat energi cukup, rasa laper yang “menggila” pelan-pelan berkurang. Tips yang cukup membantu aku mengatasi rasa sudah makan tapi masih lapar: 1. Pastikan tiap kali makan ada karbo (kayak nasi porang atau oatmeal), protein (ayam, tahu, ikan patin grill), dan lemak sehat (extra olive oil, selai kacang, walnut). Kombinasi ini bikin kenyang lebih lama. 2. Jangan takut menambah porsi kalau memang masih lapar. Kadang aku tambahin lauk atau sedikit butter rice lagi di lunch atau dinner, misalnya tumis ayam tahu bunga kol pakai extra olive oil plus taburan bawang goreng biar lebih mantap. 3. Minum cukup air. Kadang rasa haus suka nyaru sama rasa lapar. Tapi kalau setelah minum tetap lapar dan sudah cukup jam dari makan terakhir, berarti memang tubuh butuh energi. 4. Catat pola makan. Di fotoku ada tulisan 08.00 breakfast, 12.30 lunch, 14.30 snack, 16.00 snack, 19.00 dinner. Dengan nyatet, aku jadi paham kapan biasanya laper parah dan bisa siapin snack yang lebih mengenyangkan, bukan cuma ngopi doang. Soal "pepaya mizuki merah", aku pribadi juga suka pakai pepaya sebagai salah satu buah yang bantu pencernaan. Kalau lagi merasa berat di perut tapi laper terus, aku suka selingi makan buah tinggi serat seperti pepaya supaya BAB lancar dan perut nggak terlalu begah. Tapi tetap, pepaya bukan pengganti makan utama ya, lebih ke pelengkap. Menurut pengalamanku, kunci mengatasi rasa sudah makan tapi masih lapar adalah: jangan langsung menyalahkan diri, lihat dulu konteks tubuhmu. Kalau lagi recovery hormon atau habis diet ketat, wajar banget tubuh minta “bayar utang energi”. Pelan-pelan belajar percaya sama sinyal lapar dan kenyang, sambil tetap pilih makanan yang bernutrisi. Perjalanan tiap orang beda, tapi kamu nggak sendirian di fase laper terus ini, kita sama-sama pejuang recovery.
