ada yang tahu soal cycle-syncing? udah lama juga ga #wieiad versi video dengan gw yapping 🤣🤣 #whatieatinaday #intermittentfasting #cyclesyncing #infokesehatan
Banyak yang masih bingung, sebenernya cycle-syncing itu apa sih? Kalau aku jelasin simpel, cycle-syncing adalah cara kita ngatur makanan, olahraga, dan aktivitas harian berdasarkan fase siklus menstruasi: menstruasi, folikular, ovulasi, dan luteal. Ide besarnya, hormon kita kan naik-turun tiap fase, jadi kebutuhan tubuh juga beda. Setelah aku coba, ternyata cukup ngaruh ke energi, mood, bahkan nyeri haid. Di fase menstruasi, fokusku lebih ke maintenance dan healing. Di sini aku biasanya nggak intermittent fasting sama sekali (NO FASTING!), karena tubuh lagi butuh energi buat produksi dan keluarkan darah. Menu aku biasanya warm & comfort food, misalnya sop ayam, bubur, atau roti sourdough dengan telur dan keju. Kadang aku tambahin chinese herbal buat bantu naikin produksi darah, plus sayuran hijau kayak bayam buat bantu zat besi. Masuk fase folikular, energi mulai naik pelan-pelan. Di fase ini aku lebih berani coba olahraga yang agak intens tapi tetap bertahap, misalnya jalan cepat, pilates, atau light strength training. Makanannya aku bikin lebih seimbang: karbo kompleks (sourdough, nasi merah), protein (telur, ayam, tempe), dan healthy fat (alpukat, olive oil). Ini fase yang enak buat mulai ngerjain proyek baru karena fokus dan mood biasanya lebih oke. Fase ovulasi biasanya energi lagi di puncak. Di sini aku kalau olahraga bisa sedikit lebih heavy, tapi tetap dengar badan ya, bukan maksain. Untuk makan, aku tetap jaga kualitas: banyak sayur warna-warni, protein cukup, dan nggak terlalu over di gula. Aku perhatiin kalau kebanyakan gula di fase ini, jerawat gampang muncul. Nah, fase luteal (sekitar 14 hari sebelum haid) itu kunci banget. Di gambar aku tulis "lutheal phase | cycle-syncing" sama "fase maintenance" karena di sini aku mulai pelan-pelan nurunin intensitas olahraga. Lebih banyak stretching, yoga, atau jalan santai. Kalau dipaksain olahraga terlalu berat atau masih intermittent fasting, di aku pribadi malah muncul tanda-tanda gangguan hormon: siklus haid mundur, PMS parah, gampang cranky. Jadi aku bener-bener no fasting di fase ini. Makanan di fase luteal aku buat lebih grounding dan mengenyangkan, biar nggak gampang craving. Contohnya: bayam telur keju, roti sourdough dengan topping protein, plus alpukat sebagai healthy fat. Lemak sehat cukup penting buat produksi hormon. Aku juga hati-hati sama kafein dan gula, karena bisa memicu jerawat dan bikin mood naik-turun. Kenapa aku lumayan hati-hati? Karena puasa yang terlalu ekstrem atau diet ketat bisa mengganggu produksi hormon, memicu gangguan siklus haid, bahkan gangguan hormonal jangka panjang. Di aku dulu sempat ngerasain haid jadi nggak teratur waktu terlalu sering fasting. Setelah belajar cycle-syncing dan lebih sayang sama tubuh sendiri, siklus jadi lebih stabil dan PMS nggak seberat dulu. Kalau kamu lagi cari jawaban "syncing adalah apa" atau penasaran soal cycle-syncing, saran dari aku: mulai dulu dari hal simpel. Catat siklus haid, kenali tiap fase, lalu pelan-pelan sesuaikan pola makan dan olahraga. Nggak perlu langsung perfect, yang penting konsisten dan dengar sinyal tubuh sendiri. Ini perjalanan panjang, tapi menurutku worth it banget buat kesehatan hormon jangka panjang.













































