life free without my calorie counter HAHA
sekarang kalau makan aku udah usahain gak fokus ke kalori, tapi lebih ke apa yg aku butuhin that day. Kalau aku lgi ada workout angkat beban, berarti makan protein+karbo lebih banyak. Kalau lg santai dirumah, less carb but more protein (ayam, dairy, daging).
Selama fase luteal ini, kalau pengen makan manis, aku akan makan manis. Cukup makan 1/2 atau 1 porsi, tetap portion control but still no restrictions.
My journey is still far from perfect, food noise still there, urge to relapse is haunting me everyday - but my willingness to be healthy is wayyyy bigger than that!! #periodrecovery #dietjourney #dietsehat #wieiad #idesarapan
Dalam perjalanan mengelola pola makan, aku pernah terlalu terfokus pada angka kalori yang terkadang bikin stres. Sampai akhirnya, aku memutuskan untuk berhenti menghitung kalori dan lebih mendengar sinyal tubuh sendiri. Misalnya, saat aku sedang dalam fase luteal, aku memang tak menolak keinginan makan manis tapi tetap dengan porsi yang terkontrol—cuma setengah sampai satu porsi saja. Aku juga menyesuaikan makananku dengan aktivitas harian, seperti menambah protein saat latihan beban dan mengurangi karbohidrat ketika sedang santai di rumah. Aku merasa pendekatan ini lebih realistis dan berkelanjutan daripada diet ketat dengan defisit kalori yang terlalu dikontrol oleh timbangan. Ini membantuku tetap sehat secara mental dan fisik, dengan mengurangi 'food noise' dan godaan untuk kembali ke kebiasaan lama yang kurang sehat. Selain itu, aku suka menikmati makanan sehat seperti sandwich roti gandum dengan sayur dan keju, roti panggang alpukat dan yogurt Yunani, atau yogurt dengan taburan biji labu dan apel kayu manis yang menambah variasi dan nutrisi dalam menu harian. Menurut pengalamanku, penting untuk menemukan keseimbangan yang cocok untuk diri sendiri dibandingkan sekadar fokus pada angka kalori. Dengan mendengarkan kebutuhan tubuh dan tidak menekan diri terlalu ketat, proses menjaga kesehatan jadi lebih menyenangkan dan hasilnya pun lebih bertahan lama.







