various hair removal tools + TIPS❗📝
1. Pisau Cukur
- pakailah krim cukur/pelumas lainnya agar hasil lebih maksimal
- bila sering terjadi bruntusan merah atau "ingrown hair" tiap habis bercukur, eksfoliasi dulu sebelumnya dengan eksfoliator yang lembut seperti Salicylic Acid atau Lactic Acid
- bercukur saat rambut basah alias setelah mandi
- pakai yang pisaunya lebih dari satu untuk pemula, meminimalisir terjadi kecelakaan
- gunting dulu rambut bila sudah terlanjur tumbuh panjang
- pakai moisturizer setelah prosedur
.
.
.
2. Pinset
- pinset yang bagus adalah kunci, tak peduli seberapa profesional keahlianmu
- tekan kulit saat mencabut, agar cabutan total sampai ke akar dan bukannya patah di batang
- pakai moisturizer setelah prosedur
.
.
.
3. Epilator
- bila rawan muncul "ingrown hair", eksfoliasi dahulu sebelum prosedur dengan eksfoliator lembut seperti Salicylic Acid atau Lactic Acid
- mengompres kulit dengan handuk hangat bisa membuat prosedur jadi tak terlalu menakutkan terutama buat pemula, karena pori²mu lebih terbuka
- pastikan kulit benar-benar kering sebelum prosedur
- selalu renggangkan kulit dengan tangan satunya saat sedang bercukur, agar hasil lebih maksimal, semua rambut dapat tercabut hingga akar DAN meminimalisir kecelakaan seperti pengalamanku di hari pertama
- gunting dulu rambut bila sudah terlanjur panjang
- bila awal mencoba sangat menakutkan, setel alat di tingkat 1 saja tak perlu langsung tingkat 2
- pakai moisturizer/gel yang menenangkan setelah prosedur
.
.
.
Ketek berbulu sudah kita taklukkan (meski ga wajib ya cateddd), kalau ketek ekstra bau gimana!? Jangan salah ketek-ku juga anyir banget babe di fase-fase tertentu dan ini caraku mengatasinya, cekidot!
Sebagai orang yang udah coba cukur, pinset, sampai epilator, aku baru sadar kalau bukan cuma alatnya yang penting, tapi juga cara pakainya dan perawatan setelahnya. Banyak yang nanya, epilator penghilang bulu itu apa sih dan bedanya apa sama alat lain? Buat aku, epilator itu semacam alat listrik yang mencabut bulu dari akar (mirip pinset mini yang banyak), jadi hasilnya bisa lebih awet dibanding cukur biasa. Kalau dibanding pisau cukur, memang cukur itu juara soal hemat waktu dan paling nggak sakit. Tapi minusnya, rambut cepat numbuh lagi dan kadang bikin tekstur "chicken skin". Di fase-fase ketiak lagi ekstra bau, rambut yang agak panjang plus keringat bisa bikin aroma makin anyir, apalagi kalau kebersihan kurang terjaga. Di sini aku merasa cukur cepat banget, tapi harus rajin maintenance dan ekstra perhatian ke sabun mandi, deodoran, sampai cara keringin ketiak (bener-bener kering sebelum pakai deodorant biar nggak apek). Pinset, di aku, hasilnya paling halus dan bulu tumbuhnya paling lama. Cocok banget buat yang mau ketiak super bersih dalam waktu lama. Cuma ya itu, pegal dan butuh waktu. Buat bau ketiak, pinset membantu karena akar bulu benar-benar keangkat, jadi permukaan kulit lebih gampang dibersihkan. Tapi tetap aja, kalau aktivitas padat, keringetan, atau pakai baju ketat lama-lama, bau ketiak bisa muncul juga. Jadi selain hair removal, aku juga sekarang lebih perhatian ke scrub lembut di area lipatan, pakai sabun yang bener-bener bersihinnya maksimal, dan rutin ganti baju kalau sudah terlalu lembap. Epilator adalah titik balikku. First attempt bener-bener traumatis: sakit, kulit merah, dan rasanya kayak disiksa. Ternyata, kesalahanku adalah bulu terlalu panjang dan kulit belum dieksfoliasi dulu. Di percobaan kedua, aku gunting dulu rambut yang kepanjangan, eksfoliasi pakai produk lembut (yang ada Salicylic Acid atau Lactic Acid), kulit dipastikan kering banget, baru pakai epilator di level 1. Hasilnya jauh lebih manusiawi dan bulu tumbuhnya lebih lama. Karena rambut ketiak lebih jarang dan lebih halus, aku merasa area situ juga lebih gampang dijaga kebersihannya, jadi bau ketiak agak berkurang dibanding dulu waktu bulu lebih tebal. Soal brand kayak pisau cukur ala Gillette dan teman-temannya, menurutku yang penting bukan cuma merek, tapi cara kamu "evaluate" diri sendiri: cocoknya yang mana, kulitmu sensitif atau nggak, dan seberapa tahan kamu sama rasa sakit. Buat yang punya masalah bau kaki atau bau ketiak, hair removal itu hanya satu bagian puzzle. Sisanya tetap balik lagi ke pola mandi, jenis sabun, pemilihan kaus kaki/baju yang menyerap keringat, dan kebiasaan ganti pakaian. Intinya, kalau lagi cari epilator penghilang bulu atau galau antara cukur vs pinset, coba pikirin: mau yang cepat tapi harus sering diulang (cukur), yang awet tapi lama dan pegal (pinset), atau yang investasi alatnya lebih mahal tapi bisa hemat waktu jangka panjang (epilator). Semuanya bisa oke selama kamu sabar trial-error dan selalu rawat kulit setelah prosedur biar nggak iritasi dan tetap wangi sepanjang hari.










wah kaka maksih infonya...