#prayer
Waktu pertama kali masuk masa rehabilitasi, jujur yang paling berat buatku adalah malam hari. Pikiran ke mana-mana, rasa takut, penyesalan, cemas, semuanya campur jadi satu. Dari situ aku mulai kebiasaan baca doa kedamaian sebelum tidur, semacam ngobrol pelan sama Tuhan sebelum memejamkan mata. Biasanya aku mulai dengan ucapan sederhana: "Dear God, as I lay down, I ask for Your protection." Buatku, kata "protection" di sini bukan cuma soal dilindungi dari bahaya luar, tapi juga dari pikiran negatif yang sering datang tanpa diundang. Di masa rehabilitasi, perang terbesar justru ada di dalam kepala sendiri. Aku juga selalu selipkan doa buat orang-orang yang aku sayang: keluarga, teman, bahkan orang-orang yang mungkin pernah aku sakiti. Kurang lebih begini: "Please watch over me and my loved ones and keep us safe." Ada rasa lega ketika kita mendoakan orang lain, apalagi saat kita merasa sudah terlalu lama larut dalam masalah sendiri. Bagian yang paling ngena buatku adalah saat aku berdoa agar bisa percaya sama rencana Tuhan: "Help us to trust in Your plan and to have peace." Di fase rehabilitasi, kadang kita merasa hidup hancur, masa depan buram, dan nggak tahu harus mulai dari mana. Doa ini mengingatkanku kalau proses pemulihan memang nggak instan, tapi selalu ada tujuan baik di baliknya. Aku juga belajar untuk melepaskan beban sedikit demi sedikit: "I also ask that You help me to let go." Let go di sini bisa berarti melepaskan rasa bersalah yang berlebihan, kebiasaan lama yang nggak sehat, atau hubungan yang ternyata bikin kita makin jatuh. Rehabilitasi itu bukan cuma soal badan, tapi juga soal hati dan pikiran yang perlu dibersihkan. Biasanya, sebelum benar-benar tidur, aku tutup dengan permintaan sederhana: "Help me to rest easy and to wake up refreshed." Tidur nyenyak dan bangun dengan hati lebih ringan itu penting banget di masa pemulihan. Besoknya mungkin masalah belum hilang, tapi setidaknya kita punya sedikit tenaga baru buat jalan lagi. Terakhir, aku nggak lupa bilang terima kasih: "Thank You for Your love and guidance." Di tengah semua kekacauan, menyadari bahwa kita masih dipeluk oleh kasih Tuhan itu bikin hati lebih hangat. Rehabilitasi bukan perjalanan yang gampang, tapi setiap malam yang kita lewati dengan doa dan kedamaian adalah langkah maju yang patut disyukuri. Kalau kamu lagi di fase rehabilitasi atau lagi berusaha bangkit dari masa sulit, kamu bisa coba bikin versi doamu sendiri. Nggak harus panjang, nggak harus pakai kata-kata indah. Yang penting jujur dari hati. Pelan-pelan, kamu akan merasa lebih tenang dan berdamai, baik dengan diri sendiri maupun dengan masa lalu.





















































Amen.. Selamat beristirahat malam sobatku.. Tuhan Yesus memberkati.. ❤️😇