Iri? Wajar. Tapi Pernah Tahu Makna di Baliknya?
Holllaaaaaaa🍅
Pernah iri sama orang lain?
Tenang… kamu bukan orang jahat kok 😌
Kadang kita iri bukan karena nggak suka…
tapi karena kita juga ingin hal itu terjadi dalam hidup kita.
Dan itu manusiawi banget.
Yang penting, jangan berhenti di rasa iri ya…
Pelan-pelan ubah jadi motivasi:
“Kalau mereka bisa, mungkin aku juga bisa.”
Nggak harus langsung hebat.
Mulai aja dari langkah kecil dulu 🍃
Semoga kamu menemukan versi terbaik dari dirimu sendiri,
tanpa kehilangan hati yang baik selama prosesnya 🤍
#PerasaanKu #TentangKehidupan #BahasMental #QuotesLemon8 #TipsLemon8
Jujur ya, dulu setiap pengen liat Instagram atau TikTok, aku suka kena mental. Liat teman yang kelihatan sukses, bahagia, percaya diri, rasanya langsung mikir: “Iri adalah aku banget.” Tapi lama-lama aku sadar, ternyata iri bukan cuma soal nggak suka orang lain. Buat aku, iri adalah sinyal kalau sebenarnya aku juga punya mimpi yang sama. Misalnya pengen liat orang bisa presentasi lancar, kerja di kantor impian, atau punya hubungan yang sehat. Di balik rasa nggak nyaman itu, ada bagian diri yang bilang, “Aku juga pengen ke situ.” Waktu aku ngeh insight ini, sudut pandangku berubah cukup jauh. Yang aku lakukan pelan-pelan: 1. **Aku akui dulu rasanya** Daripada pura-pura nggak iri, aku bilang ke diri sendiri: “Oke, aku iri. Dan itu manusiawi.” Ternyata saat diterima, rasanya nggak seberat waktu aku terus menyalahkan diri karena merasa “kok jahat banget sih iri sama orang?”. 2. **Aku tanya: sebenarnya aku pengen apa?** Setiap pengen liat pencapaian orang dan merasa nggak enak, aku coba breakdown: aku iri karena apa? Apakah karena mereka berani, stabil finansial, atau punya waktu buat keluarga? Dari situ aku tulis pelan-pelan target kecil yang bener-bener relevan sama hidupku, bukan sekadar pengen jadi mereka. 3. **Ubah iri jadi bahan bakar, bukan dosa** Ada satu kalimat yang nempel: "Ubah iri jadi bahan bakar." Jadi bukannya berhenti di rasa iri, aku pakai rasa nggak nyaman itu sebagai dorongan buat belajar. Misalnya ikut kelas online, latihan ngomong di depan cermin, atau mulai nabung sedikit demi sedikit. Nggak langsung hebat, tapi ada langkah. 4. **Lebih fokus ke diri sendiri, bukan banding-bandingin** Kapan pun pengen liat update orang, aku ingatkan diri: kita cuma tau highlight hidup mereka, bukan perjuangan di belakangnya. Iri adalah bagian dari proses tumbuh, selama aku pakai untuk refleksi, bukan untuk menjatuhkan. Dari pengalaman ini, aku belajar bahwa iri bukan identitas, tapi sinyal. Iri adalah tanda kalau hidupku pengen bergerak ke arah tertentu. Kamu boleh iri, itu manusiawi. Yang penting, jangan berhenti di rasa itu. Pelan-pelan ubah jadi motivasi, dan temukan versi terbaik dari dirimu sendiri tanpa kehilangan hati yang baik selama prosesnya.




Makasih kak remindernya.. 🥰 ini aku banget sih, suka iri pas liat temen2 udah pada lolos p3k pns dll.. sedangkan aku cuma gini ajh.. pdahal kepengin juga kek mereka..😭