... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku termasuk tipe orang yang banyak bicara karena ngerasa kalau kita makin rame, makin dianggap ada. Tapi makin ke sini aku sadar, orang yang benar-benar dihormati justru kelihatan dari sikap tegap, cara dia diam, dan gimana dia bersikap ke orang lain.
Soal postur, aku juga sempat bingung: tegap atau tegak sih yang benar? Intinya, buatku "sikap tegap" itu bukan cuma soal lurus berdiri, tapi kelihatan mantap dan percaya diri. Punggung nggak bungkuk, bahu nggak jatuh, dagu nggak terlalu nunduk. Waktu aku mulai biasain berdiri dan duduk tegak, efeknya kerasa banget: orang lebih sering nyamperin buat ngobrol, dan aku kelihatan lebih siap, bukan keliatan ragu-ragu.
Aku mulai latihan dari hal kecil: kalau jalan, aku berusaha nggak main HP terus, pandangan ke depan, langkah pelan tapi pasti. Ternyata, dengan sikap tegap begitu, aku nggak perlu banyak bicara buat nunjukin kalau aku respect sama diri sendiri. Orang juga jadi otomatis lebih respect balik.
Terus soal tatapan mata. Dulu aku gampang banget salah paham, takut kalau menatap mata orang bakal keliatan menantang. Ternyata bedanya ada di intensitas dan ekspresi. Sekarang aku latihan tatapan mata yang sopan: lihat mata lawan bicara beberapa detik, sambil senyum tipis, lalu alihkan sebentar. Nggak melotot, nggak pula menghindar terus. Tatapan sopan yang hangat bikin orang ngerasa didengar, bukan dihakimi.
Buat urusan ngomong, aku belajar pelan-pelan buat nggak jadi orang yang banyak bicara cuma demi didengar. Aku mulai bedain: aku ngomong karena benar-benar perlu atau cuma biar eksis? Di tongkrongan, aku coba lebih banyak dengerin. Ternyata, ketika kita nggak sibuk potong omongan, orang jadi lebih nyaman curhat, dan mereka menghargai kita sebagai pendengar yang baik.
Kalau lagi pengin nunjukkin sesuatu yang aku punya atau capai, aku tahan diri biar nggak terkesan pamer. Aku lebih memilih cerita pengalaman dan pelajaran yang aku dapat, bukan daftar prestasi. Rasanya lebih ringan, dan respons orang juga lebih tulus.
Satu hal lagi yang menurutku penting dari habit "orang mahal" adalah tetap tenang di situasi apa pun. Aku nggak selalu bisa, tapi mulai belajar: kalau ada masalah, aku tarik napas dulu, diem beberapa detik, baru respon. Bukan langsung meledak atau ngetik paragraf panjang di chat. Diam sebentar itu bukan berarti kalah, tapi nunjukkin kalau kita nggak gampang dikontrol emosi.
Buat kamu yang juga mau kelihatan lebih berkelas tanpa banyak bicara, coba mulai dari tiga hal ini: sikap tegap, tatapan mata sopan, dan kurangi ngomong hal yang nggak perlu. Pelan-pelan aja, yang penting konsisten. Lama-lama orang bakal notice sendiri perubahanmu, dan respect itu datang tanpa kamu harus minta.
semangat kak dwiisa 🥰🥰🤩