Rekomendasi Baca Buku Novel

3Katanya aku tidak bisa jadi istri yang baik. Katanya perempuan lain lebih layak. Silakan cari perempuan lain itu, Mas — dan lihat apakah dia mau menanggung hutangmu, amarahmu, dan kehancuranmu sendirian

✨✨✨

Bab 1

“Keluar! Aku bilang keluar sekarang juga!”

Suara itu menggelegar, lebih keras dari guntur yang menyambar di luar. Pintu kontrakan sempit itu bergetar saat kepalan tangan Dirga menghantam pintu itu lagi. Di luar, hujan meraung seperti binatang buas yang terluka, menumpahkan amarahnya ke atap seng yang berisik.

Lestari berdiri mematung di tengah ruangan, tubuhnya gemetar samar. Kulit kuning langsatnya tampak pucat diterpa cahaya lampu yang berkelip karena sudah tua.

Wajahnya tidak bisa dibilang cantik—garis-garisnya sederhana, lembut, apa adanya—namun ada sesuatu yang membuat orang tak sanggup memalingkan muka darinya: kesabaran yang menenangkan, kehangatan dan wajah keibuan yang memancar tanpa ia sadari.

Rambut hitamnya yang diikat asal sudah basah karena keringat dan sisa hujan yang sempat merembes sebelum ia menutup jendela tadi.

“Mas, tolong… Hujannya deras sekali,” Lestari memohon, suaranya nyaris tenggelam. Ia menarik tubuh kecil Dian ke belakang punggungnya, seolah punggung ringkihnya bisa menjadi perisai dari badai di dalam dan di luar rumah.

Dian, putrinya yang berusia enam tahun, mencengkeram ujung daster ibunya. Matanya yang besar dan jernih memantulkan ketakutan murni. “Ibu… Ayah kenapa?” bisiknya, bibirnya bergetar.

Dirga tertawa. Tawa yang kering , tanpa sedikit pun kehangatan. “Kenapa? Kamu tanya kenapa?”

Ia menunjuk wajah Lestari dengan jari gemetar, matanya merah menyala. Bau @lk0h0l murahan menguar dari napasnya, bercampur dengan aroma keputusasaan. “Karena aku mu4k! Bosan lihat muka kalian berdua! Kalian hanya beban!”

“Kami ini keluargamu, Mas…”

“Keluarga?” Dirga meludah ke lantai. “Keluarga macam apa yang cuma bisa bikin susah? Kamu tahu berapa hutangku sekarang? ”

Lestari menggeleng pelan, air matanya mulai menggenang. Dalam sorot matanya—mata yang biasanya ramah dan penuh ketabahan—terlihat bayangan ketakutan yang ia sembunyikan demi anaknya.

“Kita bisa cari jalan keluar sama-sama. Aku bisa menjahit dan menerima pesanan lebih banyak lagi. Aku…”

“Menjahit? Hah!” Dirga menyambar tas ransel lusuh di sudut ruangan, satu-satunya tas yang mereka miliki, yang isinya hanya beberapa potong baju Dian dan dokumen-dokumen penting.

“Penghasilanmu itu cuma cukup buat beli garam! Tidak akan bisa bayar ut4ngku ke r3nt3nir!”

Tanpa peringatan, ia membuka pintu dengan cepat. Angin dingin dan tempias hujan menerobos masuk, membuat Dian menjerit kecil.

Dengan sekali gerak, Dirga melemparkan tas itu ke halaman becek di luar. Benda itu jatuh dengan bunyi gedebuk yang memilukan.

“Itu! Ambil barang rongsokan kalian dan pergi!” teriaknya. “Jangan pernah balik lagi!”

“Dirga, jangan!” Lestari maju selangkah, isak tangisnya pecah. “Dian masih kecil. Dia bisa sakit. Di luar dingin, Mas.”

“Aku tidak peduli!” bentak Dirga, Ia menyingkirkan Lestari, hingga perempuan itu terhuyung ke belakang.

Bahunya yang kecil tampak semakin rapuh, namun sorot matanya tetap memohon, bukan untuk dirinya, tapi untuk anaknya.

“Harusnya kamu mikir dari dulu! Kenapa kamu tidak bisa jadi istri yang berguna? Kenapa kamu tidak bisa seperti perempuan lain yang suaminya kaya raya?”

“Aku sudah berusaha, Mas. Aku selalu…”

““Usahamu tidak berguna!” potongnya tajam. “Semua ini gara-gara kamu! Sejak nikah sama kamu, hidupku hancur!”

Lestari terdiam. Tuduhan itu menusuknya lebih tajam dari pisau. Selama bertahun-tahun ia menelan semua kata-kata itu, meyakinkan dirinya bahwa di balik pria pemarah ini masih ada Dirga yang dulu ia cintai.

📖 Baca kisah lengkapnya hanya Di Goodnovel.

Berjudul : Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

By. Dakuromansu

#lemon8indonesia #promosinovel #goodnovelindonesia #dramarumahtangga #lukahati

Ujung Timur Selokan Mataram
3/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaCerita ini sangat menggugah perasaan, terutama bagi mereka yang pernah merasakan kesulitan dalam rumah tangga. Dari pengalaman pribadi, saya pernah menghadapi masa-masa sulit dimana komunikasi dengan pasangan benar-benar terputus akibat tekanan finansial dan perbedaan harapan. Seperti Lestari, saya belajar bahwa kesabaran dan usaha untuk mencari solusi bersama sangat penting, meskipun kadang nyata sulit menghadapi kemarahan dan ketegangan. Dalam novel "Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati," pembaca diajak untuk merasakan bagaimana hubungan yang dulu penuh cinta bisa berubah menjadi penuh luka dan pertengkaran. Suasana hujan yang menggambarkan kesuraman keadaan keluarga ini menambah kedalaman emosional cerita. Lestari sebagai sosok ibu dan istri yang tetap berusaha melindungi keluarganya, menjadi simbol ketabahan dan harapan di tengah badai masalah. Novel ini juga menyoroti realita pahit tentang hutang dan tekanan ekonomi yang seringkali menjadi pemicu keretakan keluarga. Di zaman sekarang, cerita ini relevan karena banyak pasangan mengalami hal serupa, di mana tekanan finansial memicu stres dan konflik. Selain itu, pesan tersirat tentang pentingnya komunikasi dan saling menghargai dalam rumah tangga sangat dirasakan dalam kisah ini. Meskipun suami Lestari menunjukkan sikap kasar dan putus asa, Lestari mencoba berbagai cara untuk menjaga keluarganya. Hal ini mengingatkan kita bahwa dalam hubungan apapun, ada baiknya kita mencari solusi bersama daripada saling menyalahkan. Bagi pecinta novel drama rumah tangga, cerita ini menjadi bacaan yang menyentuh hati sekaligus membuka mata tentang pentingnya kesetiaan, keikhlasan, dan perjuangan seorang istri yang sering terlupakan. Novel ini juga cocok dibaca bagi mereka yang ingin memahami dinamika emosi dalam keluarga dan belajar dari pengalaman tokoh dalam novel. Saya merekomendasikan membaca kisah lengkapnya di Goodnovel karena penyajiannya yang kuat dan penuh perasaan membuat pembaca benar-benar terhanyut dalam cerita dan mendapatkan insight berharga tentang kehidupan rumah tangga yang penuh liku dan pengorbanan.