Jogja Tempo Doeloe dan Kini

Jogja tak pernah benar-benar berubah…

yang berubah hanya usia kita.

Dulu datang sebagai anak muda penuh rencana,

sekarang kembali membawa cerita.

Malioboro tetap ramai,

tapi langkah kita sudah lebih pelan…

karena kini kita tahu,

yang paling indah bukan tempatnya—

tapi siapa yang berjalan bersama kita.

3/26 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBerbeda dengan banyak kota besar lain di Indonesia yang berubah dengan cepat, Jogja tetap mempertahankan keaslian dan pesonanya dari tempo doeloe hingga hari ini. Dari pengalaman pribadi, setiap kali saya berjalan menyusuri Malioboro, saya selalu merasakan getaran sejarah dan budaya yang mendalam, seolah-olah masa lalu tak pernah benar-benar pergi, melainkan menyatu dengan kehidupan modern. Kenangan tentang Malioboro yang ramai pada tahun 1962 dan 1977, seperti yang tertulis pada catatan 'POSEBOX HARIAN SLEMAN' dan suasana 'MANIS & HAROEM ONTBIJTKOEK SUATU SIANG DI MALIOBORO', membawa nostalgia tersendiri. Pedagang kaki lima dengan dagangan cenderamata, makanan khas jogja, dan kerajinan tangan turut menambah warna kehidupan Jalan Malioboro. Kini, walaupun langkah kita mungkin semakin pelan karena usia atau kesibukan, semangat dan keramaian yang sama masih terasa. Jalan utama kota ini masih ramai oleh pengunjung yang datang dari berbagai penjuru, membawa semangat kebersamaan dan kekaguman pada keindahan budaya Yogyakarta tanpa harus tergesa. Saya juga melihat bagaimana Pemerintah Kota Jogja dengan sigap menjaga dan mengatur suasana Malioboro agar tetap menarik untuk dinikmati setiap kalangan usia. Petugas pemerintah yang rutin memonitor hingga petang menandakan pentingnya Malioboro sebagai jantung wisata dan budaya yang hidup. Bagi yang ingin merasakan nuansa Jogja tempo doeloe dan kini, saya menyarankan untuk berkunjung pada saat musim liburan panjang. Di waktu itu, suasana Malioboro tidak hanya dipenuhi wisatawan lokal dan mancanegara, tapi juga aktifitas budaya dan kuliner yang meriah. Ini kesempatan terbaik untuk berinteraksi langsung dengan penduduk lokal dan memahami lebih dalam tentang warisan budaya Jogja. Melalui pengalaman ini, saya percaya bahwa yang membuat Jogja tetap istimewa bukan hanya lokasi atau tempatnya, melainkan orang-orang yang berjalan bersama, menghidupkan setiap sudut kota dengan cerita dan kenangan mereka. Jogja adalah tempat di mana masa lalu dan masa kini saling melengkapi, menghadirkan keindahan yang tak lekang oleh waktu.

Posting terkait

Seorang wanita tersenyum sambil memegang cangkir mint di dalam toko yang menjual berbagai barang rumah tangga dan kipas angin di Pasar Asemka, dengan tulisan 'Menjelajahi kembali Pasar Asemka'.
Lorong sempit di Pasar Asemka dengan deretan toko yang menjual berbagai barang, beberapa pengunjung sedang berbelanja, menggambarkan suasana pasar yang ramai.
Rak-rak penuh dengan berbagai kipas angin genggam mini berwarna-warni dan jam weker lucu, menunjukkan beragam barang unik yang dijual di Pasar Asemka.
Menikmati Pasar Asemka Tempo Kini
Jl. Asemka
verny.ve

verny.ve

1 suka

DIRGAHAYU JAHE REMPAH TEMPO DOELOE KE 3
Alhamdulillah ya Allah, semua atas Rahmat dan RidhoMu #jaherempah #jaherempahtempodoeloe #jahenyaindonesia #makananIndonesia #makanansehat Jahe Rempah Tempo Doeloe
Jahe Rempah Tempo Doeloe

Jahe Rempah Tempo Doeloe

0 suka

Sehari Menjelajah Jogja Tempo Dulu 🎞️✨
Masuk ke sudut Jogja yang rasanya seperti dibawa pulang ke masa lalu. Bangunan klasik, suasana tempo dulu, dan setiap sudutnya punya cerita sendiri 🎬🏘️✨ Bukan cuma foto-foto, tapi ikut menikmati suasana yang bikin nostalgia di tempat yang penuh vibes film dan sejarah. Jogja memang selalu punya c
bellawulans

bellawulans

0 suka

Foto hitam putih lama menunjukkan sekelompok orang di halaman berpasir dengan banyak benda bundar dijemur, di depan sebuah bangunan dan latar belakang pegunungan. Ini adalah foto pembuka untuk koleksi Garut Tempo Doeloe.
Foto hitam putih lama menampilkan sebuah rumah kecil di tengah perairan yang dikelilingi pohon kelapa tinggi, dengan pantulan di air. Lokasi ini adalah Cipanas.
Foto hitam putih lama memperlihatkan kerumunan orang di lapangan terbuka dengan bangunan di kejauhan, dikelilingi pepohonan rindang dan latar belakang pegunungan. Lokasi ini adalah Alun-Alun Cisurupan.
Garut Tempo Doeloe
Ada yang tau lokasi pengambilan foto-foto ini di sebelah mana saja kalau sekarang Lur? Tulis di kolom komentar! #Garutpedia Sumber Foto: Humas Pemkab Garut
Garutpedia

Garutpedia

2 suka

Seorang wanita berdiri di dalam lorong gua Batu Cermin yang sempit dan berbatu, melihat ke atas ke arah formasi batuan yang tinggi dan gelap.
Seorang wanita berpose di dalam gua Batu Cermin, dengan cahaya matahari menembus dari atas, menerangi dinding gua yang berbatu dan akar-akar yang menjuntai.
Seorang wanita bersandar pada batu besar di dalam gua Batu Cermin, menunjukkan tekstur dinding gua yang unik dan berwarna kehijauan.
Batu Cermin#Jalan-Jalan tempo Doeloe
Sejarah Gua Batu Cermin dimulai ketika seorang arkeolog Belanda, Theodore Verhoeven, menemukannya pada tahun 1951. Ia menemukan bahwa goa ini dulunya berada di dasar laut, lalu muncul ke permukaan akibat pergerakan lempeng tektonik dan gempa bumi. Penemuan ini terbukti dari dinding gua yang memilik
Barcellia Lucia Langkamau

Barcellia Lucia Langkamau

0 suka

Lagi rame kasusnya Tempo Gelato..
Dari kacamata konsumen jadi agak dilema juga ya mau nge-dessert di sini sejak tau perkara itu. Tp ya gimana lagi, kalo tamu luar kota pasti taunya salah satu destinasi wisata wajib ke Jogja ya si Tempo Gelato.🫠 Dan rasa emang gabisa bohonggg. Uda coba beberapa gelato lain di Jogja, belom nemu ya
Jogja Little Secrets | tepani

Jogja Little Secrets | tepani

3 suka

Spot Wajib di Jogja: Tempo Gelato Emang Gak Pernah Gagal! 🍦✨
"Ke Jogja rasanya belum lengkap kalau belum mampir buat makan es cream di @tempo Gelato . Selain tempatnya yang aesthetic, varian rasanya beneran melimpah dan bikin gagal move on. Manisnya pas banget buat nemenin sore kamu di Yogyakarta! 🤤📍" #TempoGelato #KulinerJogja #TempoGelatoY
koko agungNJ

koko agungNJ

2 suka

Menatap Pacitan Tempo Dulu
Menyusuri jejak waktu... Menatap Pacitan Tempo Dulu.... 🥰 ======= #pacitan #pacitanparadiseofjava #pacitantempodoloe #kota1001goa #fypシ #budayaindonesia Sc 📸 pacitantempodoeloe .blogspot .com
cak nanang konten kreator

cak nanang konten kreator

1 suka

Foto keluarga 'Tempo Doeloe' menunjukkan sepasang orang tua dan tiga anak laki-laki mereka duduk bersama. Ayah dan ibu menggendong anak-anak mereka, sementara anak tertua berdiri di samping. Latar belakangnya dinding putih polos.
Tempo doeloe
Tuan Guru Luken

Tuan Guru Luken

2 suka

Interior restoran vintage di Semarang dengan dinding biru dihiasi poster-poster iklan jadul, meja dan kursi rotan, serta lantai bermotif. Terdapat teks "Resto Vintage Kota Semarang" di gambar.
Sepiring poffertjes yang ditaburi keju parut, meses cokelat, dan hiasan merah di atasnya, disajikan dengan garpu. Terdapat teks "Poffertjes Must Try!" di gambar.
Sudut ruangan estetik dengan rak kayu penuh kaset pita, lampu meja antik, dan bingkai foto hitam putih di dinding. Terdapat teks "Estetik Cantik jadi banyak spot konten" di gambar.
Resto Vintage di Semarang - Vibes Tempoe Doeloe
Resto Vintage di Semarang - Vibes Tempoe Doeloe Masuk ke lorong waktu di tengah kota Semarang... ✨ ​Lagi mampir ke @pestakeboen dan langsung jatuh cinta sama atmosfernya. Dari furnitur kayu tua sampai dekorasi barang antiknya, bener-bener definisi Vibes Tempoe Doeloe yang dapet banget! 🕰️
Ibu Indah Cantik

Ibu Indah Cantik

0 suka

Foto seorang pria tersenyum lebar, mengenakan kaus dalam putih dan celana terang, duduk di meja kayu dengan kursi merah. Foto ini diambil pada tahun 1988 di Makassar, di rumah tante.
TEMPO DOELOE
foto tetta tahun 1988 fotoku sama ibu kata tetta foto ini di makassar dirumah tante klu fotoku sma ibu dirmh nenek. 🤗🤗🤗 #Lemon8 #lemonirt8 #tempodoloe #sulawesiselatan
tanang354

tanang354

1 suka

POSITIF VIBES TEMPO DOELOE
Jahe Rempah Tempo Doeloe, Rumah makan dan minum yang menyuguhkan nuansa jawa klasik yang otentik. Nyaman, adem dan tentrem 🤗 #RamadhanGuide #jaherempah #jaherempahtempodoeloe Pati
Jahe Rempah Tempo Doeloe

Jahe Rempah Tempo Doeloe

0 suka

Gambar seorang pria muda berambut hitam, berkumis, dan berjanggut tipis mengenakan kemeja putih. Terdapat tulisan 'Foto tempo Doeloe 2026', 'Lemon8 @ajd_linggih', dan 'FaceLab', mengindikasikan foto dengan efek retro atau penuaan.
foto tempo Doeloe
🕉️AJD. LINGGIH S🇲🇨

🕉️AJD. LINGGIH S🇲🇨

0 suka

Empat kue lumpur labu kuning dengan taburan keju parut dan daun pandan di atas piring putih. Teks: "KUE LUMPUR LABUBU manis, legit anti Gagal".
Tiga kue lumpur labu kuning dengan taburan keju dan daun pandan di piring putih. Teks: "ngiler Gak Sih Kalo liat ini bi meja mu?".
Tangan memegang piring putih berisi empat kue lumpur labu kuning yang dihias keju dan daun pandan. Teks: "percobaan Bikin yang ke 3xnya seteiah Gagal trial error Plus Diejek GOSONG".
YANG TEMPO DOELOE 😁👍🤤 SELALU DICARI ✅✨
Hai lemonlina🍋 Walaupun udh #Hello2026 tapi menu tradisional kue ini selalu dicari dan gak ada yg pernah bosen untuk bikin karena bikin nya juga gak sulit yaa.. pemula juga bisa banget!! Mau coba bikin gak? contek resep ku ini yaa.. karena udh aku revisi dari resep aslinya yang menurut a
MartalinaThesya

MartalinaThesya

20 suka

Coffe Tempo Doeloe
Tenangin pikiranmu dengan sedikit copi🤌
Via24

Via24

0 suka

"Ramadhan bukan sekadar ibadah,tapi tempoh terbaik
#RamadanBermakna #ShoppingHaul #Lemon8Tutorial #ViralKini #- "Ramadhan bukan sekadar ibadah, tapi tempoh terbaik untuk badan 'reboot' semula. Jom manfaatkan bulan mulia ini!"
Lemon"Pencari Redho"

Lemon"Pencari Redho"

0 suka

Gambar jalan raya dengan kereta dan pokok, menunjukkan tajuk "Jarak Dan tempoh SOLAT JAMAK & QASAR" dengan nama pengguna Lemon8 di bawah.
Infografik menerangkan maksud dua marhalah untuk solat jamak dan qasar, hukum safar, serta ukuran jarak dua marhalah mengikut ulama.
Infografik formula solat qasar dan jamak bagi musafir, termasuk tempoh dibenarkan, jarak minimum 81km, dan peringatan tentang pulang ke kampung halaman.
Jarak Dan tempoh SOLAT JAMAK & QASAR
Kalau travel jauh, jangan lupa kemudahan yang Allah bagi 🤍 Dalam perjalanan, kita diberi keringanan untuk solat: ✨ Jarak musafir: Lebih kurang 2 marhalah (~81–90km) ✨ Tempoh: Tak melebihi 3 hari (tak termasuk hari pergi & balik) ✨ Kemudahan solat: • Jamak – gabung 2 waktu solat
Fatin Mardhiyah

Fatin Mardhiyah

2 suka

Kota Surabaya Tempo Doeloe
Mengenang Kota Surabaya jaman kolonial #KeseharianKu #RumahKu #JujurAja #surabaya #BudeLemon8
cadaque

cadaque

1 suka

Imej menunjukkan tangan memakai cincin pertunangan dengan teks 'BETUL Ke?! #OrangCakap JANGAN Bertunang Lama Confirm nanti PUTUS 😥'. Ia membincangkan kepercayaan bahawa pertunangan yang panjang boleh menyebabkan perpisahan, dengan hashtag #Relationship101.
Berapa Tempoh Bertunang yang Betul Sebenarnya?
Min nak tanya pendapat korg.. betul ke #OrangCakap jangan bertunang tu lama2, confirm akan putus!! Ish, takutlah ayat ni kan?! Min curious la, kalau betul ayat ni.. berapa lama sbnrnya tempoh yg betul ni? Min bertunang 5 bulan.. korg pulak? #LifeBingo #SembangHati #ViralKini
nuryasminsalleh

nuryasminsalleh

21 suka

Seorang pria anggota Vierratale tersenyum dan melambaikan tangan di atas panggung konser, mengenakan kaus hitam bergambar dan celana biru. Latar belakang menunjukkan bangunan dengan tulisan 'STOP!' dan lampu panggung.
Figurin pria anggota Vierratale mengenakan kaus hitam dan celana biru, berdiri di samping laptop yang menampilkan model 3D-nya dan kotak kemasan dengan gambar figurin yang sama.
Figurin wanita vokalis Vierratale mengenakan atasan putih, celana pendek putih, dan kaus kaki tinggi putih, berdiri di samping laptop yang menampilkan model 3D-nya dan kotak kemasan.
Kumpulan Foto Vierratale Konser Di Kampoeng Tempo Doeloe La Piazza Mall Kelapa Gading
Simpan Fotonya Disini Part Terakhir Nonton Penampilan Spesial @Vierratale Di Kampoeng Tempo Doeloe La Piazza MKG 🗓️ Sabtu 17 Agustus 2025 📍KTD - La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading #vierratale #seandainya #vierraseandainya #seandainyavierra #widivierratale
Egan Marcelreno

Egan Marcelreno

0 suka

festival budaya Tempoe Doeloe silungkang.
kegiatan festival ini bertujuan untuk terjaganya budaya silungkang.
Dt Ferry

Dt Ferry

1 suka

Lihat lainnya