Ternyata jadi Ibu harus sabar dan terus belajar ya 😅🫡✨️
Setiap hari distimulasi ajak nyanyi, tapi yang keluar "cicak-cicak" aja 😂.
Sabar sabar... namanya juga anak masih belajar
Menjadi ibu adalah perjalanan yang penuh tantangan sekaligus kebahagiaan. Saya pun pernah mengalami momen lucu saat rutin mengajak anak untuk bernyanyi setiap hari, berharap dia akan cepat menangkap lagu-lagu yang saya ajarkan. Namun kenyataannya, yang keluar justru suara anak hanya menyerupai ‘cicak-cicak’ seperti dalam lagu anak-anak yang sangat populer. Pada awalnya, saya merasa sedikit frustrasi karena ekspektasi saya terlalu tinggi. Saya ingin anak saya segera bisa mengikuti dan menirukan lagu dengan jelas, tapi anak masih dalam tahap belajar dan mengenal dunia suaranya sendiri. Dari sini saya belajar bahwa kesabaran adalah kunci utama. Anak membutuhkan waktu untuk mengenal dan berlatih, bukan hanya dari segi suara, tapi juga pemahaman lagu dan ritme. Saya juga menyadari pentingnya stimulasi yang konsisten dan menyenangkan. Bernyanyi bersama bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi proses mempererat hubungan dan memberikan stimulasi sensorik serta bahasa yang positif. Lagu ‘Cicak-Cicak’ yang sederhana ternyata sangat efektif karena anak dapat mengenali suara binatang dan pola berulang dalam lagu itu, sehingga lebih mudah untuk diikuti. Selain bernyanyi, saya juga mencoba beragam metode lain seperti membaca cerita, bermain tebak-tebakan suara binatang, hingga menggunakan alat musik sederhana untuk menambah keasyikan belajar anak. Semua ini saya lakukan dengan suasana hati yang tenang dan penuh kasih sayang, agar anak merasa nyaman tanpa tekanan. Pengalaman ini memperkuat pandangan saya bahwa menjadi ibu bukan hanya soal mengajarkan anak hal-hal besar tapi juga menikmati proses kecil bersama mereka. Kesabaran dan semangat belajar terus perlu dimiliki setiap ibu, agar tumbuh kembang anak bisa berlangsung optimal dalam suasana penuh cinta dan dukungan.


















































































