Bayi 18 bulan ngemil pisang goreng 🍌👶
Eh ada yang ikut nyicip pisang goreng punya Bapak Ibu 🤏
Pisang memang jadi salah satu stok wajib di rumah kami. Praktis bisa langsung di makan, mudah diolah, dan Maitri juga suka banget.
Selain jadi sumber energi, pisang juga mengandung serat dan kalium yang baik untuk tumbuh kembang anak.
Tumben bikin pisang goreng homemade, dan ternyata langsung laris.
Kalau di rumah, tim pisang dimakan langsung atau diolah dulu nih, Moms?
Sebagai orang tua, saya juga sering mencari camilan sehat dan praktis untuk bayi saya yang berusia 18 bulan. Pisang goreng jadi salah satu pilihan favorit karena mudah dibuat dan disukai oleh anak saya. Biasanya saya menggunakan pisang kepok yang matang supaya rasanya manis alami tanpa perlu tambahan gula. Saya potong-potong pisang kecil-kecil, lalu campur dengan tepung beras dan tepung maizena agar adonannya pas dan renyah saat digoreng. Pengalaman saya, pisang goreng homemade ini tidak hanya disukai oleh bayi saya tetapi juga anggota keluarga lainnya. Selain rasanya yang enak, kandungan serat dan kalium dalam pisang sangat membantu mendukung energi dan tumbuh kembang anak. Saya juga suka membuat pisang tim ketika ingin memberikan camilan yang lebih ringan tanpa digoreng, terutama saat cuaca panas atau sebagai alternatif makan malam ringan. Membuat pisang goreng di rumah juga lebih terjamin kebersihannya dan bisa disesuaikan dengan kesukaan anak, seperti menambahkan sedikit keju parut atau taburan kayu manis. Anak saya juga terlihat tertarik dan ikut mencoba setiap kali saya membuatnya, yang semakin menguatkan kebiasaan makan sehat sejak dini. Jadi, bagi para Moms yang sedang mencari ide camilan sehat untuk si kecil, saya sangat merekomendasikan pisang goreng homemade. Praktis, bergizi, dan pasti disukai! Jangan lupa menggunakan pisang yang matang dan bahan yang aman untuk anak agar camilan ini semakin sehat dan lezat.




























