Kulinerku
Memasak bukan hobyku...dan bukan fashionku...tetapi kedua tanganku begitu sigap dan cekatan membuatnya...apakah. itu talenta dari Tuhan yang tersembunyi...bahkan dari hidupku sendiri..atau itu hal yg biasa ketika kita menjadi seorang ibu....📍Lokasi: Slawu Patrang jember.
Memasak bagi saya bukan sekadar kegiatan sehari-hari, melainkan sebuah ekspresi cinta dan dedikasi sebagai seorang ibu. Awalnya, saya tidak pernah menganggap diri saya pandai memasak atau punya minat khusus dalam kuliner. Namun seiring waktu, kemampuan tangan saya yang cekatan membuat berbagai masakan sederhana dan lezat bisa hadir di meja makan keluarga. Banyak yang bertanya apakah bakat memasak ini berasal dari talenta Tuhan atau hasil pengalaman sebagai ibu, dan saya percaya itu kombinasi keduanya. Memasak di Slawu Patrang, Jember, saya sering mencoba resep-resep yang mudah dibuat dan disukai semua anggota keluarga tanpa harus repot. Saya juga belajar bahwa memasak tidak harus menjadi hobi yang rumit atau sebuah tren. Dengan kecekatan dan ketulusan, setiap masakan yang dibuat bisa menjadi hadiah istimewa untuk orang tersayang. Cerita saya ini mungkin dapat menginspirasi ibu-ibu lain yang merasa belum terlalu mahir memasak bahwa bakat dan cinta bisa tumbuh bersama waktu dan pengalaman sehari-hari.




