... Baca selengkapnyaAku sudah cukup lama pakai printer Epson L121, dan menurutku ini salah satu printer paling simple buat kebutuhan cetak sehari-hari. Dia cuma bisa print (tanpa scan/copy), tapi justru karena itu perawatan dan pemakaiannya jadi lebih mudah.
Pertama soal setup Epson L121. Waktu baru beli, aku langsung pasang kabel power dan kabel USB ke laptop/PC. Di paket biasanya sudah ada CD driver, tapi karena laptopku sudah tidak ada CD-ROM, aku download driver Epson L121 langsung dari situs resmi Epson. Tinggal cari "Epson L121 software" atau "driver Epson L121", pilih sistem operasi (Windows 10, 11, atau yang kamu pakai), lalu install seperti program biasa. Setelah selesai, restart laptop, colok ulang kabel USB, dan printer langsung terdeteksi.
Banyak yang tanya, Epson L121 pakai tinta apa? Printer ini pakai botol tinta Epson 664: hitam, cyan, magenta, dan kuning. Jadi kalau kamu bingung "Epson 664 untuk printer apa?", salah satunya ya untuk Epson L121. Di tabung tinta sudah ada label warnanya, jadi cukup cocokin botol 664 dengan tabung yang sesuai. Saran pribadi, usahakan selalu pakai tinta original Epson 664 supaya head lebih awet dan hasil print tidak cepat pudar.
Untuk cara mengisi tinta Epson L121 juga gampang. Pertama matikan printer, buka tutup tabung tinta di samping, lalu buka penutup karet tiap warna. Kocok pelan botol tinta 664 (jangan terlalu keras), buka segelnya, kemudian tuang pelan-pelan ke tabung sesuai warna. Jangan sampai melebihi garis batas maksimal yang ada di tabung. Setelah selesai, tutup lagi rapat-rapat. Penting juga untuk periksa ketinggian tinta secara teratur, jangan tunggu sampai benar-benar habis karena bisa bikin aliran tinta ke head terganggu.
Soal koneksi, banyak yang penasaran: apakah Epson L121 bisa print lewat HP? Secara bawaan, Epson L121 ini masih printer kabel (USB), belum punya WiFi. Tapi kalau mau print dari HP Android, aku biasanya pakai trik tambahan: HP disambungkan ke laptop lewat kabel data atau aplikasi sharing file, kirim dokumen ke laptop, baru print dari laptop yang sudah terinstall driver Epson L121. Ada juga orang yang pakai print server atau router dengan port USB, tapi itu opsional dan butuh perangkat tambahan.
Pengalaman pakai tinta Epson 664 sejauh ini lumayan hemat. Untuk cetak hitam putih dokumen kuliah atau kerja, satu botol 664 hitam bisa tahan cukup lama kalau mode cetak tidak selalu di "high quality". Kalau buat yang sering cetak warna (poster, brosur, dll.), sebaiknya selalu cek tabung cyan, magenta, dan kuning supaya tidak kosong sebelah dan hasil warna tetap seimbang.
Kesimpulannya, kalau kamu lagi cari printer murah yang cuma butuh fungsi cetak dengan sistem tinta botol, Epson L121 ini masih worth it. Yang penting, install driver dari sumber resmi, pakai tinta Epson 664 original, rutin cek ketinggian tinta, dan isi tinta dengan hati-hati. Dengan perawatan yang simpel seperti itu, printer bisa dipakai lama tanpa banyak drama.