Amorphophallus variabilis

2/21 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku pertama kali kenal Amorphophallus variabilis gara-gara lihat batangnya yang unik banget: ada pola bercak coklat dan abu-abu, dengan daun mudanya hijau terang. Banyak orang di kampungku nyebut ini tanaman gaceng. Awalnya kupikir bakal sulit dirawat, ternyata cukup ramah buat pemula kalau paham kebutuhannya. Media tanam yang kupakai buat Amorphophallus variabilis di polybag hitam itu campuran tanah kebun, kompos matang, dan sedikit sekam bakar biar porous. Tanaman ini nggak suka media becek, jadi drainase wajib bagus supaya umbinya nggak busuk. Kalau kamu tinggal di daerah yang sering hujan, usahakan polybag atau pot punya banyak lubang di bagian bawah. Untuk penyiraman, aku biasanya siram 2–3 hari sekali, tergantung cuaca. Kalau tanah masih lembap, aku tahan dulu penyiraman karena umbinya cukup sensitif terhadap kelembapan berlebih. Waktu kemarau, intensitas siram bisa lebih sering, tapi tetap jangan sampai menggenang. Kuncinya: media lembap tapi nggak basah kuyup. Soal cahaya, Amorphophallus variabilis di tempatku paling nyaman di cahaya terang tidak langsung. Aku taruh di bawah naungan tanaman lain, jadi masih dapat sinar cukup tapi nggak kepanasan. Pernah kucoba taruh di tempat yang terlalu teduh, batangnya memanjang lemah dan warna bercaknya kurang kontras. Sementara saat kena matahari langsung terlalu lama, daun mudah layu dan gosong di ujung. Pemupukan kulakukan santai saja. Setiap 1–2 bulan, aku tambahkan sedikit kompos di permukaan media atau pakai pupuk NPK dosis rendah yang dilarutkan air. Yang penting jangan berlebihan, karena ini tanaman umbian, kalau kebanyakan pupuk kimia justru bisa bikin tanaman stres. Buat teman-teman yang penasaran cara memperbanyak tanaman gaceng ini, biasanya dilakukan dari umbinya. Kalau umbi sudah cukup besar dan mengeluarkan anak umbi, kamu bisa pisahkan pelan-pelan saat tanaman sedang dorman (daunnya habis). Setelah dipisah, kering-anginkan sebentar, lalu tanam lagi di media baru yang gembur. Hal lain yang sering bikin orang kaget adalah fase dorman. Daun Amorphophallus variabilis bisa menguning dan mati total. Dulu aku sempat panik, kupikir tanamanku mati. Ternyata ini fase normal, tanaman istirahat. Umbinya tetap hidup di dalam tanah. Di fase ini, aku hentikan siram berlebih, cukup jaga media agak kering. Setelah beberapa waktu, bakal muncul tunas baru lagi dari umbi. Kalau kamu tertarik koleksi aroid yang beda dari biasanya, Amorphophallus variabilis bisa jadi pilihan. Selain batangnya yang bercak unik dan daun hijau terang, sensasi menunggu fase tumbuh-dorman-tumbuh lagi itu bikin makin sayang sama tanaman ini. Apalagi kalau ditanam beberapa rumpun dalam polybag atau pot besar, tampilan kebun jadi makin eksotis.

Posting terkait

Duh Vior, Surya sampe jambak rambut sendiri🤣 FYI: Beras porang adalah alternatif nasi putih yang terbuat dari umbi tanaman porang (Amorphophallus muelleri). Beras ini diolah dari tepung umbi tersebut dan dicetak menjadi bulir menyerupai beras. Sangat populer untuk diet, beras ini memiliki keung
Viral Lite

Viral Lite

0 suka

TINGGI MELEBIHI MANUSIA?! 🤯 Rekor Bunga Tertinggi di Bumi
Kalau sebelumnya kita sudah membahas Rafflesia sebagai bunga tunggal terbesar, alam Indonesia masih punya satu peluru lagi untuk mengguncang dunia botani: Amorphophallus titanum alias Bunga Bangkai! 🤯🌸🇮🇩 ​Berbeda dengan Rafflesia yang tumbuh melebar dan menempel di tanah, bunga endemik asli hutan
Fakta Indonesia

Fakta Indonesia

0 suka

Warga Kota Banjar Ini Kaget Temukan Bunga Bangkai di Depan TPS3R, Dulu Tak Pernah Tumbuh #harapanrakyat #harapanrakyatonline #harapanrakyatcom #beritaterkini #beritabanjar
harapanrakyat.com

harapanrakyat.com

4 suka

Bunga Bangkai #harianmetro #breakingnews
harianmetro.id

harianmetro.id

0 suka

Pipe cleaner flower tutorial
Pane Craft Studio

Pane Craft Studio

1 suka

Betty

Betty

1 suka

Bunga Bangkai Raksasa dari Indonesia
#JujurAja kamu udah tau ini atau baru tau? "Bunga Bangkai atau Amorphophallus titanum adalah salah satu bunga terbesar di dunia 🌍. Tingginya bisa lebih dari 3 meter dan hanya mekar beberapa tahun sekali. Uniknya, bunga ini mengeluarkan bau busuk seperti bangkai untuk menarik serangga. 🌸🇮🇩&#
Belajar Fakta Dunia

Belajar Fakta Dunia

0 suka

Seorang pria berkaus abu-abu berjongkok mengamati bunga Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) yang belum mekar di pekarangan rumah. Bunga Suweg berwarna gelap ini tumbuh subur di antara tanaman lain di Ciamis, seperti diberitakan oleh Harapan Rakyat Com.
Bunga Suweg yang masih berkerabat dengan bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah Sutiamah, warga Dusun Sedekan, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Bunga Suweg yang mempunyai nama latin Amorphophallus paeoniifolius itu diperkirakan baru berusia sekitar tujuh hari
harapanrakyat.com

harapanrakyat.com

0 suka

Gambar close-up bunga bangkai jenis Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) berwarna ungu kecoklatan yang belum mekar sempurna, dengan teks berita tentang penemuan mengejutkan di depan TPS3R Kota Banjar.
Warga di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Abdul Kholik Ibrahim, mengaku kaget saat mendapati bunga bangkai depan TPS3R Bagusantri, tempatnya bekerja. Bunga bangkai tersebut merupakan jenis Suweg (Amorphophallus paeoniifolius). Abdul Kholik pun menyebut baru pertama k
harapanrakyat.com

harapanrakyat.com

0 suka

Gambar sepiring nasi konjac putih jernih dengan gulungan daging di sisi, bertanyakan "Konjac rice Bagus ke untuk kesihatan? Jom kita tengok."
Gambar nasi konjac dengan ilustrasi akar dan hirisan tumbuhan konjac, menerangkan asal-usul dan penghasilan konjac daripada umbi Amorphophallus konjac.
Gambar nasi konjac dengan senarai kelebihan seperti rendah kalori & karbohidrat, tinggi serat larut, membantu kawalan gula darah & kolesterol, serta baik untuk pencernaan.
Bagus ke konjac rice ni ?
Ramai orang tanya, konjac rice ni betul² bagus ke? Sebenarnya konjac rice rendah kalori & karbo, tapi tak cukup nutrisi kalau makan sorang². Cara terbaik 👉 campur dengan nasi biasa, lebih seimbang & still jaga portion ✨” #konjacrice #tipsdiet #diethacks #infokesihatan #tipskurus
₊✩Qirah✩‧

₊✩Qirah✩‧

11 suka

Sebuah bunga bangkai (Amorphophallus titanum) berwarna merah keunguan mekar di tanah. Terdapat teks "Warga Tasikmalaya Sempat Heboh Mencium Bau Menyengat, Ternyata Bunga Bangkai" di bagian bawah, menginformasikan penemuan bunga berbau menyengat ini.
Warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dihebohkan oleh penemuan bunga bangkai (Amorphophallus titanum) yang tumbuh di halaman rumah Arif. Flora endemik Indonesia yang bau menyengat ini ditemukan pada Kamis (30/10/25) di Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja. Kehadiran bunga yang mengeluarkan ar
harapanrakyat.com

harapanrakyat.com

0 suka