Bb 65 kg semoga bisa kembali lagi🙃😊
Dulu waktu berat badan aku masih sekitar 42 kg, banyak yang bilang kelihatan kurus banget. Di foto pertama itu aku masih duduk di bangku merah pinggir air, dan jujur aja waktu itu aku pikir kurus itu selalu ideal. Tapi lama-lama aku sadar, sering capek, gampang pusing, dan baju juga malah banyak yang keliatan kedodoran. Dari situ aku mulai pelan-pelan naikin berat badan. Masuk ke BB 55 kg, badan mulai kelihatan lebih berisi. Di foto kedua yang lagi lihat pemandangan danau dan bukit itu, aku mulai ngerasa lebih "penuh" dan energiku juga lebih enak. Jalan jauh sudah nggak terlalu ngos-ngosan, dan pakaian panjang plus hijab jadi jatuhnya lebih pas di badan. Tapi jujur, di fase ini juga mulai muncul komentar orang, ada yang bilang pas, ada juga yang komentar, "Eh, kok agak gemukan?". Waktu BB 58 kg, yang di foto lagi pose peace sign di samping sungai itu, aku sempat bimbang. Di satu sisi aku suka karena pipi kelihatan chubby dan foto jadi kelihatan lebih fresh, tapi di sisi lain aku mulai overthinking sama angka di timbangan. Akhirnya aku belajar untuk nggak terlalu sering nimbang, lebih fokus ke gimana rasanya di badan: masih nyaman nggak, masih lincah nggak, baju-baju favorit masih muat nggak. Sekarang di BB 65 kg, yang di foto pakai atasan hijau dengan latar bukit hijau, aku lagi belajar berdamai sama diri sendiri. Banyak orang yang cari di internet soal wanita berat badan 65 kg, mungkin karena penasaran kelihatan seperti apa, ideal atau nggak, dan sebagainya. Dari pengalamanku, yang paling berpengaruh itu: 1. Cara pilih outfit: aku lebih nyaman pakai atasan yang agak longgar dan bahan yang jatuh, biar tetap sopan tapi nggak bikin tubuh kelihatan lebih besar dari aslinya. Celana atau rok yang cutting‑nya pas juga bantu kelihatan lebih rapi. 2. Aktivitas harian: walaupun BB 65 kg, aku usahakan tetap banyak gerak. Nggak harus olahraga berat, cukup jalan kaki, naik turun tangga, atau sesekali hiking ke tempat yang punya pemandangan alam kayak di foto-fotoku. Selain bantu jaga berat badan, ini juga bikin mood lebih bagus. 3. Mindset soal angka di timbangan: dulu targetku cuma pengin kurus, lalu pengin gemuk dikit, sekarang targetku lebih ke sehat dan kuat. Berat badan 65 kg di setiap orang itu hasilnya bisa beda, tergantung tinggi badan dan komposisi tubuh. Jadi aku coba fokus ke kesehatan, bukan cuma ke standar cantik versi orang lain. Kalau kamu juga lagi di fase BB 65 kg atau lagi menuju ke angka itu, menurutku nggak apa-apa banget selama badanmu masih terasa sehat, kamu nggak gampang sakit, masih bisa aktivitas normal, dan mentalmu juga baik-baik aja. Perjalanan dari BB 42, 55, 58 sampai 65 ini ngajarin aku kalau tubuh perempuan itu bisa berubah-ubah seiring waktu, dan itu wajar banget. Yang penting, terus belajar sayang sama diri sendiri, sambil pelan-pelan memperbaiki pola makan, tidur cukup, dan tetap bergerak. Jadi ketika lihat foto‑foto lama dari BB 42 sampai sekarang BB 65, aku bukan cuma ingat perubahan fisik, tapi juga perkembangan cara pandangku terhadap diri sendiri.



