Anggun merasa dari film ini Almarhum Bapaknya merestui dirinya bermain di Para Perasuk. Makin nggak sabar nonton!

#ParaPerasuk #AnggunCSasmi #Popmama

4/22 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang sangat menghargai akar budaya dan tradisi, saya merasa film Para Perasuk tidak hanya sebuah hiburan semata, melainkan juga sebuah perjalanan budaya yang mendalam. Film ini menggambarkan pesta perasukan Ebeg yang tidak hanya sarat dengan ritual magis, tapi juga penuh dengan makna sosial dan spiritual. Mengetahui bahwa ayah Anggun berasal dari Kroya, Purwokerto, dan dulunya penulis buku cerita anak tentang legenda dan fabel, membuat keterkaitan dengan film ini terasa sangat personal. Saya bisa merasakan betapa bangganya Anggun melihat hadirnya unsur kultur lokal seperti gambar roh perasuk yang mirip dengan ilustrasi buku-buku lama milik ayahnya. Film ini seolah menjadi jembatan penghubung antara masa lalu dan masa kini, menghormati tradisi yang hampir terlupakan sekaligus mengangkat isu-isu sosial yang relevan. Menurut pengalaman saya, film yang berhasil mengangkat kearifan lokal dan cerita rakyat dengan cara yang menarik dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi penonton dari daerah tersebut tetapi juga bagi masyarakat luas yang mungkin sebelumnya tidak tahu tentang budaya tersebut. Film ini membuat saya semakin tertarik untuk menggali lebih dalam tentang tradisi Ebeg dan cerita di balik pesta perasukan. Bagi para pecinta film dan budaya Indonesia, Para Perasuk menjadi karya yang sangat layak ditonton. Selain menampilkan sisi magis dan budaya yang kuat, film ini juga menjadi pengingat pentingnya melestarikan warisan budaya leluhur dan kisah-kisah lokal yang kaya makna. Tak heran Anggun merasa bahwa almarhum bapaknya pasti akan merestui keikutsertaannya dalam film ini, karena film tersebut bukan hanya menceritakan kisah, tetapi juga menghormati sejarah dan budaya yang sangat berarti bagi mereka.