biarkan semua yg bernafas memuji tuhan
Mengikuti kegiatan Pesparawi di Persimpangan FANINDI ST, saya merasakan betapa kuatnya semangat kebersamaan yang tercipta saat semua peserta bergabung memuji Tuhan. Acara ini tidak hanya menjadi wadah bagi peserta dari NTT yang mengisi persembahan pujian, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar jemaat. Pesparawi sendiri adalah ajang lomba paduan suara Gereja yang penuh dengan hikmat dan keindahan musik rohani, sehingga setiap lagu yang dinyanyikan menyentuh hati semua yang hadir. Saya pribadi terpukau melihat bagaimana suara-suara dari berbagai daerah menyatu harmoni, membawa suasana penuh sukacita dan damai. Persimpangan FANINDI ST sebagai lokasi acara menjadi saksi bisu dari rasa syukur dan pujian yang membahana. Ini mengingatkan saya bahwa dalam kehidupan sehari-hari, kita juga diajak untuk selalu berterima kasih dan memuji Tuhan, apapun keadaan kita. Selain itu, acara Pesparawi ini juga mengajak kita untuk lebih mengenal budaya dan kekayaan musik rohani dari berbagai daerah, khususnya Nusa Tenggara Timur (NNT). Ini memberikan pengalaman baru bagi saya dan jemaat yang hadir, menambah wawasan dan memperkaya iman. Melalui persembahan yang tulus dari peserta, saya belajar bahwa memuji Tuhan bukan hanya melalui kata-kata, tapi juga melalui suara dan karya seni yang mengangkat hati. Secara keseluruhan, mengikuti Pesparawi di Manokwari memberikan saya inspirasi untuk selalu menjaga semangat memuji dan bersyukur, tidak hanya di momen khusus tapi juga dalam keseharian. Saya merekomendasikan acara seperti ini bagi siapa pun yang ingin memperdalam iman dan merasakan indahnya kebersamaan dalam pujian.