... Baca selengkapnyaSebagai pengguna Canon EOS M100 sejak beberapa waktu, aku paham kenapa banyak yang hunting kamera ini sebagai kamera pocket / mirrorless pertama. Bodinya ringkas, gampang dibawa, tapi hasil fotonya sudah jauh di atas HP.
Hal pertama yang banyak orang cari pasti soal harga Canon EOS M100. Di pasaran second, harganya bervariasi tergantung kondisi, shutter count, dan kelengkapan. Unit yang masih lengkap box, charger, baterai ori, strap, tutup lensa depan-belakang, dan hood biasanya sedikit lebih mahal tapi lebih aman. Kalau kamu nemu harga sekitar Rp 500.000 seperti di postingan ini, penting banget buat cek detailnya satu per satu.
Waktu cek Canon EOS M100 camera bekas, aku biasanya mulai dari layar belakang (back screen). Pastikan layar masih jernih, nggak banyak baret, nggak ada dead pixel, dan respons touch screen-nya normal. Coba masuk ke menu, ubah pengaturan, dan cek juga tampilan pesan seperti "Tdk ada kartu memori" saat slot CARD kosong. Kalau tulisan di layar jelas dan nggak berkedip, biasanya aman.
Bagian lain yang wajib dicek adalah baterai Canon M100. Tanyakan apakah baterai masih kuat dipakai foto dan video, misalnya bisa bertahan minimal 1–2 jam pemakaian normal. Cek juga charger: pastikan bukan abal-abal, karena baterai gampang rusak kalau pakai charger yang tidak sesuai. Kalau perlu, siapin budget tambahan untuk beli baterai cadangan.
Untuk lensa kit 15–45mm Image Stabilize yang sering satu paket dengan Canon EOS M100 mirrorless, pastikan mekanisme zoom dan fokus tetap halus, tidak seret atau bunyi aneh. Coba foto di berbagai focal length, dari 15mm sampai 45mm, dan cek hasilnya di layar. Perhatikan apakah ada bercak di foto yang menandakan debu di sensor atau lensa. Untungnya, Canon EOS M100 sensor-nya cukup aman kalau pemilik sebelumnya merawat dengan baik.
Buat kamu yang suka foto low-light atau street photography, Canon EOS M100 compact mirrorless ini enak banget dipadukan dengan lensa kecil seperti 22mm f/2 (sering disebut Canon EOS M100 with 22mm lens). Bodinya tetap ringkas, mirip kamera pocket tapi dengan kualitas mirrorless. Namun kalau budget terbatas, lensa kit 15–45mm sudah cukup fleksibel untuk foto liburan, keluarga, dan konten media sosial.
Sebelum deal, jangan lupa tes flash, tombol-tombol, port HDMI, dan slot kartu memori. Coba foto beberapa kali, rekam video pendek, lalu putar lagi di kamera untuk memastikan semuanya berfungsi. Kalau bisa, nego harga berdasarkan kondisi real di tangan, bukan cuma dari foto.
Intinya, Canon EOS M100 adalah pilihan menarik kalau kamu cari kamera Canon M100 yang murah tapi masih layak pakai. Selama kamu teliti cek fisik, fungsi, dan kelengkapannya, beli second di harga miring seperti Rp 500.000 bisa jadi deal yang sangat menguntungkan.
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩