BARU TAU‼️BELANJA PERLENGKAPAN BAYI SEMAHAL INI 😢 RELATE NGGAK MOM⁉️

Hai Lemonade🍋

Kenapa ya perlengkapan bayi itu lebih mahal dari pada barang" ibunya? 😓

Kadang pas liat total belanjaan langsung kaget, ko segini ya? kebutuhan bayi mahal tapi tetep aja aku beli, bahkan aku mau beli barang" sendiri sekarang mikir, penting nggak ya, kadang seringnya "skip aja lah, kebutuhan anakku lebih penting" 😢

Sejak punya anak kebutuhan mulai dari popok, perlengkapan mandi/skincare, bahkan kebutuhan sehari" rasanya jauh lebih penting dari pada keinginan pribadi. Saat ini aku mikirnya asal anak nyaman, sehat, dan kebutuhannya terpenuhi why not meski harus skip beli barang" ibunya 😭

Relate nggak mom? komen dong 😂👇

#RealitaDewasa

#BaruTau

#ngontenbareng

#irt #belanja

Lemon8_ID Lemon8IRT Lemon8 Bahas Uang Lemon8 Family ✨

6/5 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu yang baru pertama kali merasakan pengalaman belanja perlengkapan bayi, aku benar-benar dibuat terkejut dengan tingginya harga yang harus dikeluarkan. Saat pertama kali menghitung total belanjaanku, seperti yang terlihat di struk belanja, jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah hanya untuk membeli barang-barang kebutuhan bayi selama beberapa minggu saja. Mulai dari popok berkualitas yang harus selalu siap sedia, perlengkapan mandi dan skincare yang memang dikhususkan untuk kulit bayi yang sensitif, hingga berbagai kebutuhan sehari-hari lainnya, semuanya terasa sangat mahal. Aku pribadi pernah merasakan dilema antara membeli kebutuhan bayi dan keinginan diri sendiri. Banyak kali aku harus memprioritaskan kebutuhan bayi dibandingkan membeli barang untuk diriku sendiri. Meskipun terkadang merasa berat, aku tetap berusaha agar anakku merasa nyaman dan sehat, karena itu adalah prioritas utama. Pengalaman ini sangat relatable bagi banyak ibu yang juga mengalami hal serupa. Namun, dari pengalaman ini aku belajar beberapa tips belanja hemat tanpa mengorbankan kualitas perlengkapan bayi. Pertama, aku selalu membandingkan harga dan kualitas di berbagai toko, termasuk belanja online yang sering menawarkan promo menarik. Kedua, aku memanfaatkan produk-produk refill atau isi ulang untuk perlengkapan mandi bayi seperti sabun dan shampoo khusus bayi agar lebih ekonomis. Ketiga, aku juga mengatur anggaran bulanan khusus untuk belanja perlengkapan bayi supaya pengeluaran lebih terkontrol. Selain itu, penting juga bagi para ibu untuk mencatat kebutuhan prioritas yang benar-benar diperlukan agar tidak membeli barang yang kurang penting. Memang tidak mudah mengatur keuangan saat memiliki bayi, tapi dengan perencanaan yang matang dan kesadaran akan kebutuhan utama, pengeluaran bisa lebih efisien. Cerita ini aku bagikan supaya para ibu muda atau yang baru merasakan dunia parenting tidak merasa sendiri dan lebih siap menghadapi realita belanja perlengkapan bayi yang seringkali membuat shock karena harganya yang mahal. Semoga pengalaman dan tips ini bisa membantu dan menguatkan para ibu di luar sana.

4 komentar

Gambar ita arta
ita arta

wahhhh memang sekarang semua serba booming ya kak

Lihat lainnya(1)
Gambar arimbiamy
arimbiamy

aku pas anak pertama iya pengeluarannya banyak.. makanya aku nyicil beli, kalau sekaligus ngga kuat 😂 di anak kedua minim budget, soalnya gendernya sama. jadi pake lungsuran kakaknya aja 😂

Lihat lainnya(1)