Doa Kecil yang membawa berkah besar: Sebelum Makab & Setelah Makan ✨
2025/9/15 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku pribadi ngerasa banget bedanya ketika membiasakan doa sebelum dan sesudah makan. Awalnya cuma ikut-ikutan orang tua, tapi lama-lama jadi kebiasaan yang kalau kelewat malah terasa ada yang kurang. Apalagi kalau makan bareng keluarga, doa makan sederhana terasa bikin suasana lebih hangat dan penuh syukur.
Biasanya sebelum makan aku baca doa pendek dalam bahasa Arab:
“Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Allāhumma bārik lanā fīmā razaqtanā waqinā ‘ażāban-nār.”
Artinya kira-kira: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka.” Versi pendek yang sering dipakai juga cukup dengan “Bismillāh” saja kalau lagi buru-buru, tapi sebisa mungkin aku usahakan baca lengkap.
Setelah makan, aku biasa membaca doa sesudah makan:
“Al-ḥamdu lillāhilladzī aṭ‘amanā wa saqānā wa ja‘alanā minal-muslimīn.”
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami sebagai orang-orang Islam.” Menurutku doa ini bikin kita ingat kalau makanan yang kita nikmati itu bukan sekadar hasil kerja sendiri, tapi benar-benar karunia yang bisa saja tidak semua orang dapatkan.
Supaya lebih mudah dihafal, aku biasanya tulis doa sebelum makan dan doa sesudah makan di sticky note lalu ditempel di meja makan atau kulkas. Bisa juga discreenshot dari gambar berisi doa sebelum makan dalam bahasa Arab dan terjemahannya yang banyak beredar, lalu dijadikan wallpaper HP. Cara ini lumayan efektif buat anak-anak atau yang baru belajar tulisan Arab doa makan.
Kalau lagi kumpul keluarga besar, kadang aku minta salah satu adik atau keponakan untuk memimpin doa. Selain melatih mereka, itu juga bikin mereka lebih semangat menghafal. Doa makan itu kan pendek, jadi cocok banget dijadikan hafalan ringan sehari-hari. Yang penting konsisten dibaca sebelum dan sesudah makan, baik di rumah, di sekolah, atau ketika makan di luar.
Buat yang masih sering lupa, tips sederhana dari aku: jadikan doa sebagai “tanda mulai makan”. Jadi sebelum tangan nyentuh makanan, ingatkan diri sendiri, "Eh, doa dulu." Lama-lama, otomatis otak akan mengingat doa setiap kali mau makan. Pelan-pelan saja, nggak harus langsung lancar; yang penting niat dan terus diulang.
Intinya, doa sebelum makan dan sesudah makan itu bukan cuma rutinitas, tapi cara kita menghargai nikmat rezeki dan menjaga adab. Dari hal kecil seperti ini, mudah-mudahan berkah makan kita juga ikut bertambah.