video minggu ini
Sering kali kita makan nasi tanpa sadar betapa panjang perjalanan yang harus ditempuh padi sampai bisa berada di piring kita. Mulai dari petani yang bangun subuh untuk menanam, merawat, hingga memanen padi dengan penuh dedikasi dan kerja keras. Dari pengalaman pribadi, saya pernah tergerak melihat proses ini langsung di desa, di mana para petani memulai aktivitasnya sebelum matahari terbit dan berakhir setelah matahari tenggelam, memastikan hasil panen bisa cukup untuk kebutuhan keluarga dan masyarakat sekitar. Melihat hal tersebut, saya jadi lebih sadar pentingnya tidak menyia-nyiakan makanan, terutama nasi. Mengambil nasi secukupnya dan berusaha menghabiskannya adalah cara kecil yang bisa kita lakukan untuk menghormati jerih payah petani dan menjaga kelestarian sumber daya pangan kita. Selain itu, membuang makanan berlebihan juga berdampak pada lingkungan. Sampah makanan yang tidak terkelola dengan baik dapat meningkatkan gas rumah kaca. Oleh sebab itu, kebiasaan mengonsumsi nasi dengan bijak tidak hanya bermanfaat secara ekonomi bagi kita, tapi juga membantu mengurangi beban lingkungan. Saya pun mulai menerapkan prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih hati-hati saat mengambil nasi dan menyarankan keluarga untuk mengurangi porsi jika tidak terlalu lapar. Kesadaran ini penting untuk diteruskan agar generasi mendatang tetap dapat menikmati manfaat dari keberlanjutan pertanian serta menjaga ketahanan pangan bangsa.



































