... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali kerja dan terima gaji 1,3 juta per bulan, aku sempat bingung banget pas orang-orang bilang, "Harus bikin alokasi gaji, ya." Awalnya aku bahkan nggak paham maksud alokasi itu apa. Setelah cari-cari, ternyata simpel: alokasi gaji adalah cara kita membagi penghasilan ke beberapa pos, biar uang nggak habis begitu aja dan setiap kebutuhan penting tetap kebagian.
Kalau di contoh gambar, alokasi gaji bulanan Rp 1.300.000 untuk anak kost tanpa cicilan itu biasanya dibagi jadi beberapa persen dari sisa gaji setelah bayar kost: kebutuhan 70%, tabungan 15%, keinginan 10%, dan sosial 5%. Maksudnya gini: setelah bayar kost, sisa uangmu jangan dipakai asal, tapi dibagi berdasarkan persentase tersebut.
Biar lebih kebayang, misalnya setelah bayar kost, sisa gajimu Rp 1.000.000:
- Kebutuhan (70%) = Rp 700.000 untuk makan, pulsa, transport, dan hal wajib lain.
- Tabungan (15%) = Rp 150.000 buat dana darurat atau tujuan jangka panjang.
- Keinginan (10%) = Rp 100.000 buat jajan, nongkrong, atau treat diri sendiri.
- Sosial (5%) = Rp 50.000 buat sedekah, bantu keluarga, atau iuran sosial.
Dulu aku suka campur semua: uang makan kepakai buat jajan online, ujung-ujungnya akhir bulan malah pinjam sana-sini. Setelah paham maksud alokasi gaji, aku mulai pisahin pos-pos ini. Caranya pakai amplop atau e-wallet berbeda: satu untuk kebutuhan, satu untuk tabungan, satu khusus keinginan. Begitu pos keinginan habis, ya sudah, nggak boleh ngambil dari pos kebutuhan.
Hal yang penting juga: alokasi itu fleksibel. Kalau kamu anak kost tapi sering dapat makan dari kantor, bisa saja kebutuhan diturunin jadi 60% dan tabungan dinaikkan. Kalau lagi banyak acara keluarga atau sering ikut patungan, pos sosial bisa kamu tambah sedikit. Intinya, persentase di atas cuma contoh, bisa banget disesuaikan sama gaya hidup dan prioritas masing-masing.
Menurut pengalamanku, kunci dari alokasi gaji adalah: tahu dulu prioritasmu, lalu disiplin. Jangan lupa evaluasi tiap bulan: apakah 70% untuk kebutuhan kepake semua, atau malah kurang? Kalau sering jebol, berarti perlu atur ulang persentasenya. Dengan ngerti maksud alokasi dan punya pembagian yang jelas, gaji 1,3 juta pun tetap bisa cukup, ada tabungan, dan masih bisa sesekali memenuhi keinginan tanpa rasa bersalah.
kosan nenek ku daerah Cikarang Barat ada 300 ribu