Tahukah kamu, Indonesia pernah punya Ketua DPR ‘termiskin’. Tidak ada tunjangan ini itu, fasilitas keluarga, ataupun mobil dinas. Padahal, jabatan yang diemban Idham Chalid cukup prestisius.
la pernah menjabat Wakil Perdana Menteri RI, Menteri Kesejahteraan Rakyat, Ketua DPR hingga Ketua MPR. Ia juga merupakan Ketua Tanfidziyah NU terlama dalam sejarah NU selama 28 tahun, periode 1956-1984.
Setelah pensiun dari politik, Idham memimpin pondok pesantren di Cipete Selatan, dan rumah yatim di Cisarua. Ia juga aktif mengajar murid-murid di rumahnya.
Idham Chalid menghembuskan nafas terakhirnya pada 11 Juli 2010 pada usia 88 tahun. Sosoknya kemudian diabadikan oleh Bank Indonesia dalam pecahan uang 5.000
Idham Chalid lahir dari latar belakang sederhana yang membentuk pribadinya yang rendah hati dan penuh pengabdian. Dari awal kariernya, dia dikenal sebagai sosok yang tidak memanfaatkan jabatan politiknya untuk kepentingan pribadi, terbukti dengan ketiadaan fasilitas mewah seperti mobil dinas dan tunjangan keluarga yang biasanya diberikan kepada pejabat tinggi. Selain pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kesejahteraan Rakyat, Idham Chalid juga memegang posisi penting sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama selama 28 tahun, yang menunjukkan pengaruh besarnya dalam dunia keagamaan dan sosial di Indonesia. Dedikasinya tidak hanya di bidang politik namun juga di bidang pendidikan dan sosial dengan mendirikan pondok pesantren dan rumah yatim. Pengalaman hidupnya mengajarkan pentingnya integritas dan pelayanan kepada masyarakat tanpa pamrih. Saya pribadi merasa terinspirasi oleh keteguhan hati dan komitmen Idham Chalid dalam mengabdi, terutama bagaimana beliau memilih untuk mengajar di rumahnya sendiri dan membina generasi muda setelah pensiun dari dunia politik. Bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih jauh tentang peran tokoh-tokoh penting dalam sejarah Indonesia, kisah Idham Chalid memberikan pelajaran berharga mengenai kepemimpinan yang sederhana namun berdampak besar.







































































































Lihat komentar lainnya