Alpukat Markus
Hasil dari kebun sendiri
Aku pertama kali kenal alpukat Markus waktu cari bibit alpukat yang dagingnya tebal dan nggak gampang pahit. Sekarang pohon alpukat Markus di kebun udah mulai rutin berbuah, dan tiap panen rasanya puas banget lihat buahnya besar-besar dengan daging kuning cerah. Ciri pohon alpukat Markus di kebun aku: tinggi sedang, tajuknya cukup rimbun, dan butuh sinar matahari yang lumayan banyak. Di awal tanam, aku rajin kasih pupuk kandang dan jaga supaya tanahnya gembur, karena akar alpukat nggak suka tanah terlalu becek. Kalau musim hujan, aku usahakan ada sedikit gundukan supaya air nggak menggenang di sekitar batang. Buah alpukat Markus punya daging yang tebal dan lembut, warnanya kuning cerah seperti di foto, dengan biji besar di tengah. Kulitnya umumnya hijau dan agak mulus. Yang aku suka, rasanya cenderung creamy dan gurih, cocok banget buat dijadiin jus atau topping roti, dan nggak gampang pahit kalau matangnya pas. Biasanya, begitu panen dari kebun sendiri, sebagian aku makan langsung, sebagian lagi aku olah jadi jus alpukat cup plastik. Caranya simpel: alpukat Markus matang, susu (bisa susu kental manis atau susu cair), sedikit gula atau madu kalau suka manis, lalu blender dengan es batu. Hasil blender aku tuang ke cup plastik bening, atasnya kadang aku tambah topping cokelat atau kopi. Jus alpukat cup plastik ini enak banget buat stok di kulkas, tinggal ambil satu cup kalau lagi pengin minum yang creamy. Kalau kamu mau jualan kecil-kecilan, jus alpukat dari alpukat Markus juga menarik karena warna dagingnya kuning cerah bikin penampilan minuman lebih cantik. Tinggal tambahkan stiker atau label di cup plastik, sudah siap dijual. Buat yang lagi diet food, alpukat Markus dari kebun sendiri juga sering aku jadikan menu sarapan. Biasanya aku makan setengah buah tanpa gula, cuma ditabur sedikit garam dan lada, atau dibuat guacamole versi sederhana. Lemaknya bikin kenyang lebih lama, jadi nggak gampang lapar. Kalau kamu punya lahan dan pengin nanam pohon alpukat Markus, menurut pengalaman aku paling penting jaga drainase tanah, rutin pangkas ranting biar pohon nggak terlalu tinggi, dan periksa hama di daun. Dengan perawatan yang nggak terlalu ribet, panen alpukat Markus dari kebun sendiri rasanya benar-benar memuaskan, apalagi kalau bisa diolah jadi berbagai resep jus alpukat di cup plastik untuk keluarga atau usaha rumahan kecil.

wihh kok gede amat,,enak kah?