RESEP NASTAR KLASIK
Ini resep nastar dari jaman eyangku dan dari proses bebikinannya pun agak berbeda dari nastar pada umumnya. Aku sendiri udah pernah liat di YT ada beberapa yang pakai cara seperti ini....
Nastar ini ga pakai maizena sama sekali ya, karena aku suka nastar yg gak ninggalin remahan di mulut, langsung ilang, tapi juga bukan yang terlalu melting. intinya balance & selera yaa.. Dan salah satu faktor pentingnya adalah pengocokkan butter sampe putih mengembang (tapi ga seperti bikin buttercream yak✌)
Nanti mbleber ga adonannya pas dipanggang?? Sejauh ini aku ga pernah mengalami hal tersebut, aman² aja. Untuk olesan nastarnya aku cuma pakai kuning telur & sedikit garam (dikit aja) dan aku oles sebelum dipanggang ya. Ga ada panggang 2x. Ada retak? Ya iya pasti, tapi ntar kalo dingin nutup sendiri, cracknya jadi tak kasat mata. Hehehe. lagian kenapa atuh kalo nastar nya ada retak?? 😊😊
yuk dicoba ya.... kalo ada yg kurang jelas bisa ditanyakan ya.... disini aku bikin untuk pesanan jadi bahan yang difoto 4x resep dibawah.
RESEP NASTAR KLASIK
150 gr butter/mentega (bebas ya merknya)
100 gr margarin (aku pake blueband serbaguna)
60 gr gula halus
2 kuning telur
40-50 gr susu bubuk
360 gr tepung serba guna (segitiga biru)
1/2 sdt vanilla extract (gak kefoto ✌)
1/4 sdt garam
Olesan Nastar:
3 butir kuning telur
sedikit garam (dikit aja)
Cara / Proses membuat :
• Untuk adonan, mixer Butter dan margarin sampai menyatu kemudian masukkan gula halus mixer kembali hingga pucat dan mengembang (kecepatan sedang 4-6 menit)
• Tambahkan kuning telur satu per satu lalu masukkan garam, mixer kembali (sebentar saja, kecepatan rendah)
• Masukkan susu bubuk dan terigu yang telah disaring, aduk dengan spatula.
• bentuk bulat adonan dan masukkan isian selai nanas, bentuk bulat lalu letakkan ke dalam loyang.
• Panggang nastar di suhu 135-140 derajat celcius, api atas bawah (sesuaikan dengan oven masing-masing) selama 35-40 menit (sesuaikan)
Salah satu hal yang paling sering bikin galau waktu bikin nastar adalah bagian sebelum dipanggang: dioles dulu atau nanti aja? Takut meleber? Takut retak? Di sini aku share pengalaman pribadi setelah beberapa kali trial error. Aku selalu mengoles nastar sebelum dipanggang, pakai kuning telur dan sedikit garam aja. Hasilnya permukaan nastar jadi mengkilap seperti di foto close-up nastar yang sudah matang dan tersusun rapi di rak pendingin. Kuncinya, jangan terlalu banyak olesannya. Aku biasanya aduk kuning telur sampai agak cair, lalu sapukan tipis ke permukaan nastar bulat di atas loyang pakai kuas kecil. Kalau terlalu tebal, warna bisa belang atau jadi cepat gosong di bagian atas. Supaya nastar sebelum dipanggang tidak meleber, pastikan beberapa hal: 1. Adonan mentega dan gula halus dikocok sampai pucat dan mengembang, tapi jangan kelewat lama sampai jadi seperti buttercream. Kalau terlalu lama, adonan bisa terlalu lembek. 2. Setelah tepung terigu dan susu bubuk masuk, cukup aduk pakai spatula sampai rata. Jangan diuleni keras seperti roti, karena bisa bikin nastar keras dan bentuknya berubah waktu dipanggang. 3. Saat dibentuk, pastikan isian selai nanas tidak terlalu basah dan tidak kebanyakan. Kalau selai terlalu lembek, nastar bisa retak besar dan adonan gampang melebar. Untuk retak di permukaan, menurutku wajar banget. Nastar sebelum dipanggang yang sudah dioles kuning telur biasanya akan sedikit retak saat mengembang di oven. Tapi berdasarkan pengalamanku, setelah nastar dingin, crack-nya jadi halus dan nggak terlalu kelihatan. Selama teksturnya enak dan isian nanasnya pas, retak kecil bukan masalah. Soal suhu dan loyang juga berpengaruh. Aku pakai suhu sekitar 135–140 derajat api atas bawah, dengan loyang yang nggak terlalu tipis supaya panasnya rata. Nastar yang sudah dibentuk bulat dan diolesi kuning telur aku susun agak renggang di loyang, jadi ketika mengembang saat dipanggang, bentuknya tetap bulat cantik dan nggak saling nempel. Kalau kamu baru pertama kali coba, saranku panggang dulu satu loyang kecil nastar sebelum dipanggang yang sudah dioles, sebagai percobaan. Dari situ kamu bisa lihat: kurang matang, terlalu coklat, atau sudah pas. Tinggal sesuaikan lagi ketebalan olesan, suhu, dan lama panggang sesuai karakter oven masing-masing. Dengan cara ini, batch berikutnya bisa lebih sempurna dan kamu jadi lebih pede tiap kali bikin nastar klasik di rumah.








Maizena itu bikin kranci, nah nastar ga perlu kranci tp lumer dimulut , saya juga tidak pernah pakai maizena dlm pembuatan kue kering klasik sejak 30 tahun yg lalu