Perbanyak Mengingat Allah

Ingatlah Allah sebanyak banyaknya , perbanyak beristigfar, basahi lidahmu selalu dengan kalimat pujian kepada Allah

2025/8/16 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku makin sadar kalau membiasakan diri mengucapkan kalimat takbir dan zikir itu pelan-pelan mengubah sikap. Dulu kalau lagi emosi, gampang banget ngomel dan suudzon. Sekarang, begitu hati mulai panas, aku paksa diri buat istighfar dan mengucap “لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ” (la hawla wa la quwwata illa billah). Aneh tapi nyata, kalau diulang terus, amarah itu pelan-pelan turun. Kalimat takbir “Allahu Akbar” juga aku coba biasakan, bukan cuma saat sholat, tapi di sela aktivitas. Misalnya pas merasa down atau tergoda berbuat buruk, aku ingat bahwa Allah Maha Besar, masalah dan hawa nafsu aku cuma kecil. Dari situ muncul rasa malu kalau mau berlebihan dalam marah, iri, atau sombong. Jadi, membiasakan takbir itu bukan sekadar gerakan lisan, tapi jadi rem buat sikap buruk. Aku juga suka baca doa-doa perlindungan yang tulisannya ada di banyak catatan dzikir, seperti: - “حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ، عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ” (Hasbiyallahu la ilaha illa huwa, ‘alayhi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arshil ‘azim) - “حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ” (Hasbunallahu wa ni‘mal wakil) - “سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ” Saat dibaca berulang, kalimat seperti “Allah cukup bagiku” dan “Allah sebaik-baik pelindung” itu bikin hati lebih mudah nerima takdir dan nggak berlebihan dalam bereaksi. Dari situ sikap juga ikut berubah: lebih sabar, nggak gampang iri, dan lebih jaga lisan. Praktiknya di kehidupan sehari-hari, aku coba: 1. Mengawali hari dengan zikir pagi: baca tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan la hawla wa la quwwata illa billah beberapa kali. 2. Setiap kali merasa kesal sama orang, langsung tahan komentar dan gantikan dengan istighfar. 3. Saat muncul rasa ingin pamer atau sombong, ingat “لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ” bahwa semua milik Allah, bukan murni hasil kemampuan sendiri. Pelan-pelan aku ngerasain, membiasakan zikir dan takbir itu menjauhkan diri dari sikap buruk: mengurangi keluh kesah, mengontrol emosi, dan bikin hati lebih tenang. Nggak langsung sempurna, tapi selama lisan terus dibasahi zikir, hati jadi lebih mudah diarahkan ke hal yang Allah ridai.

428 komentar

Gambar Ardi
Ardi

Aamiin

Lihat lainnya(4)
Gambar nur
nur

saya suka baca ini dlm hati.dmn pun saya berada

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya