Adukanlah Segala Masalahmu Hanya Kepada Allah] 🎙 Syaikh Prof. Dr. Hassan Bukhari hafizhahullahu ta’ala (Pengajar Tetap Masjidil Haram) Hanya kepada Allah seorang hamba mengadu, dan Dialah sebaik-baik tempat mengadu. Salah satu contoh mengadu kepada Allah ta’ala adalah sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Ya’qub ‘alaihis salam. Beliau berkata dan tertulis dalam Al-Qur’an, ‎إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku” (QS. Yusuf: 86). Ibnul Jauzi rahimahullah menjelaskan bahwa mengeluh kepada makhluk adalah suatu hal yang dibenci. Beliau rahimahullah berkata, ‎وقد كان السَّلَفُ يكرهون الشَّكوَى إِلَى الخَلقِ. وَالشَّكوَى وَإِن كان فيها رَاحَةٌ إِلا أَنَّـهَا تَدُلُّ عَلَىٰ ضَـعـفٍ وَذُلٍّ. وَالصَّبرُ عنها دَلِيلٌ عَلَى قُـوَّةٍ وَعِزٍّ. “Para salaf membenci mengeluh kepada makhluk, meski ketika mengeluh tersebut mendatangkan ketenangan. Hal tersebut menunjukkan lemahnya iman dan kerendahan. Bersabar atas musibah menunjukkan kuatnya iman dan kemuliaan seseorang” (Ats-Tsabaat ‘Inda Al-Mamat, hal. 55). Orang yang segera kembali kepada Allah ketika ada masalah berat, maka hatinya akan kembali tenang. Sebagaimana firman Allah ta’ala, ‎الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللهِ أَلاَبِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram” (QS. ar-Rad: 27-28). Teruslah mengadu kepada Allah dalam doamu. Jangan berkata: “Tapi, bukankah Allah sudah mengetahui?” Benar, Dia mengetahui. Namun Allah mencintai ketika engkau menyampaikan itu kepada-Nya. Dia mencintai kesungguhan dalam meminta. Dia mencintai permohonan yang penuh kerendahan diri. Dia mencintai sikap merasa butuh. Berdoalah kepada Allah dengan keyakinan. Berdoalah kepada Allah dengan sungguh-sungguh. Bicaralah kepada Tuhanmu, bermunajatlah dalam doamu. Sampaikan kepada-Nya apa yang membuatmu gelisah. Ceritakan kepada-Nya tentang cita-citamu, harapanmu, dan masa depan yang engkau inginkan.

5/5 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBerbicara dan mengadu kepada Allah merupakan salah satu cara terbaik untuk melepaskan beban pikiran dan ketegangan hidup. Dalam pengalaman saya pribadi, sering kali ketika menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang tampak berat, saya merasa lega setelah meluapkan segala kegelisahan dan harapan saya dalam doa yang tulus kepada Allah. Mengadu kepada-Nya bukan hanya tentang menyampaikan keluhan, tetapi juga tentang membangun kedekatan dan kepercayaan pada-Nya. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Syaikh Prof. Dr. Hassan Bukhari, meski Allah sudah mengetahui segala keadaan kita, Dia sangat mencintai ketika kita mengungkapkan kesungguhan, kerendahan hati, dan rasa butuh kita kepada-Nya. Saya pernah mengalami masa ketika hidup terasa sangat berat, dan dengan penuh keikhlasan saya berkata dalam doa, "Ya Rabb, aku sudah tidak sanggup." Doa itu menjadi jalan untuk menguatkan hati dan menenangkan pikiran. Hal ini sejalan dengan ayat dalam QS. Yusuf: 86, di mana Nabi Ya’qub ‘alaihis salam mengadukan kesusahan dan kesedihannya hanya kepada Allah. Ini mengajarkan bahwa mengeluh kepada makhluk bukanlah jalan terbaik karena justru menunjukkan kelemahan, sedangkan bersabar dan mengadu hanya kepada Allah adalah wujud kekuatan dan kemuliaan iman. Dalam doa, coba luangkan waktu untuk bercerita secara rinci — apa yang membuatmu gelisah, harapan, dan cita-cita yang ingin dicapai. Allah senang mendengar setiap keluh kesah dan permohonan yang datang dari hati yang tulus. Cara ini membantu saya mendapat ketenangan batin, bahkan saat situasi tampak tidak terkendali. Mengadulah kepada Allah dengan sepenuh hati, jangan ragu sampai merasa takut bahwa Tuhan sudah tahu. Justru ketika kita sungguh-sungguh menyampaikan kesedihan dan kebutuhan, hati terasa lebih ringan karena kita menyerahkan segala urusan kepada Sang Maha Kuasa. Saya percaya, kesungguhan dalam doa memupuk kesabaran dan menumbuhkan harapan baru di tengah kesulitan hidup.

Cari ·
resep membuat pisang renyah coklat dari kulit lumpia