... Baca selengkapnyaSelain jadi camilan, chikuro ini menurutku cocok banget dijadikan ide jualan atau stok frozen di rumah. Pertama kali coba, aku bikin sekalian banyak, lalu setelah dibalut tepung roti langsung aku susun di tray, bekukan, baru dipindah ke wadah tertutup. Jadi kalau lagi pengin, tinggal ambil beberapa biji dan goreng sebentar di minyak panas.
Buat yang penasaran sama "gambar chikuro" atau penampakannya, bayangin sosis ayam tapi lebih tebal dan crunchy, bagian luarnya keemasan karena tepung roti, lalu ditaburi bubuk keju dan Boncabe. Saat digigit, dalamnya lembut dan juicy karena pakai ayam giling dan putih telur. Kalau diisi mayonaise, pas dibelah akan kelihatan mayo meleleh di tengah, mirip corndog versi mini tapi bentuk stik.
Aku sendiri suka eksperimen sama bumbu taburnya. Selain bubuk keju dan Boncabe, kamu bisa pakai bumbu balado, barbeque, atau kaldu jamur. Kalau buat anak-anak, biasanya aku cuma pakai bubuk keju tanpa pedas dan mayonaisenya diganti saus keju atau saus tomat. Chikuro ini juga enak disajikan bareng cocolan saus: mayo pedas (campuran mayonaise dan saus sambal), saus cheese, atau garlic sauce simpel dari mayo, bawang putih bubuk, dan sedikit air hangat.
Soal sedotan boba, aku pernah coba pakai sedotan plastik biasa dan sedotan stainless steel. Keduanya bisa, tapi yang stainless lebih kokoh dan gampang dicabut setelah chikuro digoreng. Tips dari aku, pas menggulung adonan di sekitar sedotan, lapisi alas dengan plastik wrap biar adonan nggak lengket dan bentuknya lebih rapi. Setelah digulung, simpan di kulkas sekitar 30ā60 menit supaya lebih firm, jadi waktu dibalur tepung basah dan tepung roti, adonannya nggak gampang hancur.
Untuk rasa ayamnya, bumbunya bisa kamu sesuaikan selera. Kalau suka lebih gurih, kaldu bubuknya bisa ditambah sedikit dan bawang putih bubuk boleh diperkaya dengan bawang putih cincang tumis. Kadang aku tambahkan irisan daun bawang atau seledri biar ada sedikit tekstur dan aroma segar. Kalau pengin versi lebih sehat, chikuro bisa juga dipanggang di air fryer dengan sedikit semprotan minyak. Hasilnya tetap renyah meski tidak segurih digoreng minyak banyak.
Menurutku, daya tarik utama chikuro ini selain rasanya, adalah bentuknya yang unik. Di foto atau gambar chikuro, biasanya akan kelihatan batang-batang chikuro tersusun di piring, warnanya kuning keemasan dengan taburan bubuk keju putih dan Boncabe merah di atasnya. Disajikan dengan botol saus di sampingnya, dijadikan camilan nobar atau teman ngeteh sore juga cocok banget. Kalau kamu suka konten masak-masak, resep ini lumayan fotogenik buat diabadikan sebelum dimakan!
sedotan nya ikut dgoreng kak?