Waktu pertama kali lihat tulisan "ketika aku yang awalnya seperti cinderella dan sekarang menjadi sumala, dia tidak mundur sama sekali coy", aku langsung mikir: ternyata banyak banget yang relate sama fase ini dalam hubungan. Tapi sebenarnya, apa sih arti sumala dalam hubungan dan percintaan? Kalau di bahasa sehari-hari, banyak orang pakai kata "sumala" buat menggambarkan kondisi ketika diri kita merasa jauh dari kata ideal. Bukan lagi versi terbaik, bukan lagi secantik atau sepolos dulu, mungkin sudah pernah buat salah, jadi lebih emosional, atau kelihatan semua sisi buruk kita. Intinya, sumala itu kayak fase ketika topeng udah lepas, dan kita tampil apa adanya, termasuk kekurangan yang kadang bikin minder. Dalam hubungan, arti sumala kerasa banget ketika: - Kamu sudah nggak selalu tampil rapi atau cantik di depan dia. - Masalah keluarga, kerjaan, atau finansial bikin kamu sering cranky. - Sifat asli kamu keluar: gampang marah, overthinking, cemburuan. - Kamu pernah bikin dia kecewa, dan kamu merasa sudah jadi versi terburuk dari diri sendiri. Di titik ini, banyak orang takut ditinggal karena merasa, "Aku udah nggak kayak dulu, dia masih mau nggak ya sama aku?" Nah, di sinilah kerasa banget arti sumala dalam percintaan: ketika kamu merasa lagi di titik terendah, tapi dia tetap nggak mundur sama sekali. Dia tetap berdiri di sampingmu, seperti dua pasang kaki yang berdiri bareng di atas paving dalam foto itu—sederhana, tapi kuat. Pengalamanku sendiri, aku pernah ada di fase di mana aku merasa hidupku berantakan. Dulu mungkin aku bisa dibilang "Cinderella" versi terbaikku: penampilan oke, mood stabil, hidup kayak baik-baik saja. Tapi setelah banyak masalah datang, aku merasa berubah jadi sumala: gampang nangis, sering negatif, dan nggak seceria dulu. Aku sempat mikir, "Kayaknya kalau aku jadi dia, aku juga bakal ninggalin aku deh." Tapi ternyata, dia tetap ada. Dia nggak menjanjikan hal muluk-muluk, cuma bilang, "Aku di sini, ayo pelan-pelan beresin bareng." Di situ aku baru sadar, cinta itu nggak cuma soal fase cantik dan bahagia, tapi juga bertahan di fase sumala. Jadi, kalau kamu lagi nyari arti sumala dalam hubungan, menurutku ini tentang fase ketika semua kekuranganmu kelihatan, tapi hubungan kalian justru diuji dan dipertegas. Orang yang benar-benar sayang itu bukan yang cuma suka saat kamu versi Cinderella, tapi yang tetap bertahan saat kamu jadi sumala. Bukan berarti kita boleh seenaknya dan nggak berusaha jadi lebih baik, ya. Justru karena ada yang bertahan, kita jadi punya alasan buat terus memperbaiki diri. Kalau kamu sekarang lagi di fase sumala dan dia tetap nggak mundur, jangan lupa untuk apresiasi dia dan juga diri sendiri. Berikan usaha yang sama buat jaga hubungan itu. Karena pada akhirnya, hubungan yang kuat lahir bukan dari dua orang yang sempurna, tapi dua orang yang saling memilih, bahkan ketika sama-sama sumala.

1/2
Mungkin Anda juga menyukai
Tidak ada konten
Lihat selengkapnya di aplikasi
Lihat selengkapnya di aplikasi
Lihat selengkapnya di aplikasi
0 disimpan
1
1/5 Diedit ke

😂