Gak Lagi-lagi Beli Ini!
Matcha ini bukannya ga enak, tapi manis banget. Aku yang suka matcha "rumput" kaget banget minum ini. Bukannya ga enak, masih oke lah buat di minum... Tapi yaaa, untuk aku yang suka matcha pait ini nggak banget sih. Ga akan lagi. Untuk mengakali rasa manis, aku campur ini sama nescafe ice roast deh. 🫠Beli karena diskon tapi berujung, "mending beli yang agak mahal dikit."
Sebagai pecinta matcha yang suka rasa "rumput" dan pahit, aku tuh sering penasaran sama matcha latte instan bungkus yang banyak dijual di minimarket. Apalagi kalau lihat kemasan lucu warna pink, klaim bisa larut di air dingin, dan lagi diskon, bawaannya langsung pengen coba. Sayangnya, beberapa kali pengalaman beli matcha instan justru bikin aku mikir, mending nabung dikit buat beli yang kualitasnya lebih oke. Hal pertama yang biasanya aku cek dari matcha latte instan adalah komposisi di bungkus. Banyak banget produk matcha bungkus yang sebenarnya lebih dominan gula dan krimer dibanding bubuk matcha itu sendiri. Itu yang bikin rasa matcha-nya tipis dan manisnya ngejewer. Buat kamu yang suka matcha pahit dan berasa "teh hijau pekat", mungkin akan ngerasa kurang puas kalau ketemu produk yang formulanya seperti ini. Cara penyajian juga ngaruh ke pengalaman minum. Matcha instan yang bisa larut di air dingin memang praktis, tinggal tuang ke gelas, kasih air dingin atau susu dingin, aduk, selesai. Tapi dari beberapa bungkus matcha instan yang pernah aku cobain, kalau cuma pakai air dingin biasa, rasanya jadi kayak sirup susu manis dengan hint matcha. Jadi biasanya aku akalin: - Pakai susu rendah gula atau susu tanpa gula biar manisnya nggak over. - Tambahin sedikit air panas dulu buat melarutkan bubuk, baru ditambah air dingin atau es. - Campur dengan kopi instan (kayak nescafe ice roast) supaya ada pahit-pahitnya dan rasanya lebih balance. Kalau kamu baru mau coba matcha latte instan dan belum terlalu suka matcha pahit, justru produk yang manis kayak gini bisa jadi cocok. Rasanya lebih aman, nggak terlalu "rumput" dan lebih mirip minuman kekinian di kafe. Tapi kalau lidahmu udah kebiasa sama matcha murni, siap-siap agak kecewa karena rasa matcha-nya sering kalah sama gulanya. Tips dari pengalamanku biar nggak nyesel beli bungkus matcha: 1. Baca review jujur dari orang-orang dulu, bukan cuma iklan resmi. Kadang ada yang share foto kemasan plus cerita detail rasanya. 2. Cek takaran gula di informasi nilai gizi. Kalau gulanya tinggi banget per bungkus, siap-siap rasanya dominan manis. 3. Coba beli satu bungkus kecil dulu, jangan langsung stok banyak. Kalau nggak cocok, masih bisa diakalin dengan dicampur kopi atau susu plain. 4. Kalau kamu #IRTPecintaMatcha yang sering bikin minuman sendiri di rumah, pertimbangkan beli bubuk matcha murni, lalu racik sendiri tingkat kemanisan dan susunya sesuai selera. Intinya, matcha latte instan bungkus memang praktis dan hemat waktu, apalagi buat yang suka minuman manis dan creamy. Tapi buat pecinta matcha pahit, wajib siapin plan B: campur sama kopi, susu tanpa gula, atau bahkan tambah bubuk matcha murni lagi biar rasa "matcha-nya" lebih nonjol. Aku sendiri jadi belajar, nggak semua barang diskon itu berujung puas. Kadang lebih baik beli bungkus matcha yang harganya sedikit lebih mahal tapi rasanya lebih mendekati matcha asli, daripada berakhir di rak dapur karena terlalu manis dan harus diakalin dulu sebelum diminum.
