D-7
Percobaan, permulaan belajar IF
2 Jan - 8 Jan 2026
BB awal 83 Kg
BB timbang pagi di 9 Jan 80,5 Kg
Jadi akan saya pertimbangan lanjut dengan:
1. Jam makan menggunakan metode IF
2. Isi piringku ditingkatkan cleanfood, kurangi medok2
3. Bakso tetep, karna bakso adl cintaku
4. Pelan²
Selama menjalani metode Intermittent Fasting (IF), saya mencoba untuk memperbaiki pola makan dengan lebih memperhatikan jam makan dan jenis makanan yang saya konsumsi. Salah satu perubahan besar adalah meningkatkan kualitas isi piring saya dengan makanan sehat dan mengurangi makanan berlemak atau medok yang biasanya saya konsumsi. Selain itu, saya tetap menyertakan bakso sebagai bagian dari menu harian karena itu makanan favorit saya. Meskipun begitu, saya mengimbanginya dengan memasukkan lebih banyak sayuran seperti kangkung dan tomat yang menambah nutrisi sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama. Salah satu hal yang saya perhatikan juga adalah menjaga konsistensi waktu makan, dengan jadwal yang lebih teratur dan tidak melewati jendela makan yang sudah ditentukan. Gambar hidangan saya menggambarkan betapa saya mencoba mengombinasikan berbagai bahan makanan seperti nasi putih, cumi, kikil, tahu, tempe penyet, dan bahkan lumpia, yang semuanya disusun agar mendukung tujuan diet saya. Pengalaman ini membuat saya sadar bahwa selain menurunkan berat badan, perubahan pola makan yang saya jalankan juga memberikan energi yang lebih stabil sepanjang hari. Saya juga berusaha berjalan pelan-pelan dan tidak terburu-buru agar tubuh saya bisa beradaptasi dengan perubahan ini secara alami. Jika kamu tertarik mencoba metode IF, mulailah dengan perubahan kecil seperti memperbaiki jam makan dan meningkatkan kualitas makanannya, seperti yang saya lakukan. Ingat, ketekunan dan kesabaran adalah kunci untuk hasil yang berkelanjutan.










