Pupuk kandang kambing
Meracik media tanam untuk sayuran dengan tambahan pupuk organik Kohe Kambing
Jadi waktu aku lagi bikin media tanam buat sayuran di rumah, aku sengaja pakai pupuk kandang matang dari kohe kambing. Awalnya aku juga bingung, bedanya kohe kambing biasa sama pupuk kandang matang itu apa, dan gimana cara bikin kohe kambing jadi pupuk yang aman buat tanaman. Yang pertama aku perhatikan adalah kematangan pupuk. Kohe kambing yang masih baru biasanya baunya menyengat, teksturnya masih keras, dan kalau dipakai langsung bisa bikin akar tanaman kepanasan. Makanya aku biasakan ngefermentasi dulu. Caranya, kohe kambing aku kumpulkan, dicampur sama sedikit tanah dan bahan organik lain (misal sisa daun kering), terus aku tutup pakai terpal atau karung. Sesekali aku balik-balik supaya proses pengomposan merata. Biasanya butuh beberapa minggu sampai baunya berkurang dan teksturnya lebih halus, mirip kompos. Kenapa aku suka pakai pupuk kandang matang dari kambing? Karena kandungan kohe kambing cukup kaya nutrisi, terutama untuk sayuran. Tanah jadi lebih gembur, akar gampang tumbuh, dan tanaman nggak cuma tinggi tapi juga daunnya lebih hijau. Waktu aku tambah pupuk ini ke media tanam, aku nggak pernah pakai terlalu banyak. Biasanya aku campur secukupnya dengan tanah taman, mungkin sekitar 20–30% dari total media, supaya nggak terlalu "panas". Aku juga belajar, kalau mau pupuk kandang matang yang bagus, jangan terburu-buru. Kalau tekstur pupuk masih sangat kasar dan masih kelihatan bentuk kotoran aslinya, aku biasanya biarkan lagi beberapa minggu. Tanda-tanda sudah matang itu baunya sudah tidak terlalu tajam, warnanya lebih gelap, dan kalau dipegang agak remah. Nah, pupuk yang seperti ini yang aku masukin ke media tanam, sesuai tulisan di foto: bikin media tanam, lalu aku tambahin pupuk kohe kambing buat menambah nutrisi. Selain buat sayuran, pupuk kandang kambing matang ini pernah aku coba ke tanaman hias juga. Tapi aku tetap hati-hati, aku campurkan tipis di permukaan tanah atau diaduk pelan supaya akarnya nggak kaget. Dari pengalaman aku, tanaman jadi lebih kuat dan nggak gampang kuning. Kalau kamu punya akses kohe kambing, sayang banget kalau nggak dimanfaatin. Tinggal diolah dulu sampai jadi pupuk kandang matang, baru deh dipakai untuk media tanam. Cara sederhana seperti ini cukup membantu buat yang mau berkebun tapi pengen tetap hemat, karena nggak perlu beli pupuk kimia terus-menerus.







































