JANGAN HITUNG-HITUNGAN SAMA TUHAN!

Renungan singkat khotbah Ps. Philip Mantofa mengenai "Tuhan yang Memuliakan Pengorbanan Kita" diambil dari kitab 1 Samuel 2:11-21.

‎

‎Dalam video ini, kita belajar bahwa persembahan sejati bukanlah sebuah transaksi, melainkan tanda kasih tanpa perhitungan. Hana memberikan Samuel kepada Tuhan, dan Tuhan yang tidak pernah berhutang budi kepada manusia, melawatnya dengan cara yang ajaib.

‎

‎Jangan lewatkan pesan ini untuk menguatkan iman dan pelayananmu!

‎

‎Sumber inspirasi : YouTube GMS JJB

‎Khotbah : Ps. Philip Mantofa

‎Dengan judul "Tuhan yang Memuliakan Pengorbanan Kita"

‎

‎Dukung channel ini dengan:

‎✅ Like

‎✅ Subscribe

‎✅ Share ke grup WA gereja/komunitasmu!

‎

‎#RainOfWon #KhotbahKristen #PhilipMantofa #Renungan1Samuel #Alkitab

1/18 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPendidikan Pancasila tetap penting dipelajari oleh mahasiswa karena memiliki peran utama dalam membentuk karakter dan sikap sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Dalam proses pembelajaran Pancasila, kita diajak untuk memahami nilai-nilai dasar bangsa yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Nilai-nilai ini bukan hanya teori, melainkan harus tercermin dalam cara berpikir, sikap, dan tindakan sehari-hari. Sebagai pengalaman pribadi, belajar Pancasila memungkinkan saya untuk melihat pentingnya menghargai perbedaan dan mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan sendiri. Hal ini sejalan dengan pesan khotbah tentang pemberian tanpa perhitungan; dalam bernegara pun, kita diharapkan saling memberi dengan tulus, tanpa mengharapkan balasan instan. Selain itu, pembelajaran Pancasila membentuk kita untuk aktif berperan dalam pembangunan bangsa melalui partisipasi dalam kehidupan demokrasi, menghormati hak dan kewajiban, serta menjaga harmoni sosial. Semua ini mendasari tanggung jawab kita sebagai mahasiswa dan calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan beretika. Dengan memahami lebih dalam tentang hakikat dan tujuan Pancasila, mahasiswa tidak hanya menjalani masa studi, tapi juga membangun pondasi kuat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh kasih, bertoleransi, serta berkeadilan, sama seperti pengorbanan tanpa hitung-hitung yang diajarkan dalam khotbah tersebut.