Lummra Coffee
Pertama kali dengar tentang Lummra Coffee, aku langsung penasaran karena banyak yang bahas soal minuman berlapisnya yang cantik banget. Begitu sampai, kesan pertama memang langsung ke minumannya: dasar minuman yang berwarna gelap dipadu topping krim putih di gelas plastik bening, bikin keliatan estetik banget di meja. Dari segi rasa, minuman signature Lummra ini menurutku cocok buat yang suka kopi tapi nggak mau terlalu pahit. Lapisan bawah biasanya lebih strong, sementara bagian krim di atasnya lembut dan creamy, jadi pas diseruput bareng rasanya balance. Tips dari aku, coba aduk pelan dulu supaya tiap lapisan bisa nyatu, baru deh diminum pelan-pelan sambil ngobrol. Suasana di Lummra cafe juga jadi poin penting. Buat kamu yang suka nongkrong santai sambil kerja atau belajar, tempatnya biasanya punya pencahayaan cukup dan meja yang nyaman buat taruh laptop dan minuman. Di mejanya, kadang orang-orang juga foto minuman Lummra barengan dengan casing ponsel atau aksesori lain, karena memang secantik itu buat di-post ke sosmed. Kalau kamu baru pertama kali ke Lummra, coba cek dulu jam operasional dan peak hour-nya. Pengalamanku, datang di luar jam sibuk lebih nyaman karena barista bisa lebih santai jelasin rekomendasi menu. Kamu bisa tanya langsung minuman best seller mereka, termasuk varian non-coffee kalau kamu kurang suka kopi. Hal lain yang aku perhatiin, pelayanan di Lummra cukup ramah. Barista yang pakai kaus hitam waktu itu sabar jelasin komposisi minuman dan kasih saran sesuai seleraku. Buat yang suka manis, bisa request level manisnya, dan kalau kamu lebih suka rasa kopi yang tegas, minta aja supaya bagian dasar kopinya dibuat sedikit lebih strong. Dari sisi harga, menurutku masih dalam range wajar untuk cafe kekinian. Worth it kalau kamu memang sekalian cari tempat buat foto-foto dan konten, karena minuman Lummra yang berlapis ini cukup unik dibanding cafe lain. Aku pribadi suka banget konsep visual minumannya yang kelihatan jelas dari gelas plastik bening. Kalau kamu lagi cari referensi apakah Lummra cafe ini layak dikunjungi, pengalamanku sih iya, terutama kalau kamu suka eksplor coffee shop baru. Yang penting, sesuaikan ekspektasi: ini lebih ke tempat nongkrong santai dan nyari minuman cantik, bukan sekadar beli kopi lalu langsung pergi. Ke depan, aku pengen balik lagi ke Lummra buat coba varian minuman lain, mungkin yang pakai susu atau rasa-rasa kekinian. Buat kamu yang udah pernah ke Lummra juga, seru banget kalau bisa sharing menu favorit kamu, jadi orang lain punya lebih banyak referensi sebelum memutuskan mampir ke Lummra Coffee atau Lummra cafe di kotanya.
