Berani Mulai atau Mau Stuck Terus?

Hi Lemonades 🍋

Hari ini aku mau share beberapa insight positif yang aku dapet setelah nonton YouTube nya Celloszxz - IDL Podcast. Bintang tamunya itu Raditya Dika, jangan heran ya yorobun kalo ada banyak konten aku yang terpengaruhi oleh beliau karena memang sesuka itu aku sama cara berpikir beliau 😁

Okay let's go langsung baca aja sampai abis ya biar kamu bisa tau apasih insight dari podcast ini, setelah baca boleh lah langsung tonton podcast nya 😉

Lemonades 🍋

Usia 20-an tuh aneh ya. Bukan cuma ngomongin orang lain tapi ini soal diri aku juga.

Kita itu punya mimpi besar, tujuan hidup segudang, tapi sering berhenti di satu titik, yaitu : BINGUNG mau MULAI dari mana.

Aku pernah ada di fase itu. Kepala ku itu penuh ide, tapi tangan dan seluruh diri ini nggak gerak. Akhirnya hari lewat, minggu lewat, tahun lewat, DEM! dan aku masih di tempat yang sama.

Nah setelah aku berjuang untuk ngelawan kebingungan ku dan perlahan bangkit untuk jalani mimpi aku. Ketemu lah dengan podcast ini, waktu aku nonton podcast ini tuh Jujur aja, aku selalu suka cara mikirnya Raditya Dika. Setiap dengar insight-nya tuh kayak ditampar halus tapi kena dan dikasih pengertian sampai aku mikir "setuju banget"

Salah satu kalimat yang paling nempel di aku adalah ini:

"Bikin aja, karena selesai lebih baik dari pada sempurna. Sempurna itu bisa didapat ketika udah bikin, karena Lo tau mana yang salah. Bikin aja terus, bikin karya trus gagal, gagal lebih baik dan bikin lagi, gagal lagi lebih baik lagi. Nyesel tuh lebih parah daripada takut."

Katanya, sempurna itu bukan titik awal.

Sempurna itu hasil dari proses bikin, gagal, evaluasi, lalu bikin lagi.

Gagal itu wajar, yang bahaya justru nggak pernah mulai.

Dari situ aku sadar, selama ini aku bukan nggak mampu. Aku cuma kebanyakan mikir, kebanyakan takut, dan kebanyakan nunggu “waktu yang tepat”. Padahal mau sampai kapan ide cuma muter di kepala? Ide yang nggak dieksekusi lama-lama bakal hilang.

Bukan karena jelek, tapi karena nggak pernah dilahirkan.

Nah Lemonades 🍋 sekarang aku jadi pegang satu prinsip sederhana: MULAI aja dulu. Mau bikin konten, karya, bisnis kecil, nulis, atau apapun itu. Bikin versi paling sederhana dulu.

Kalau jelek? Bisa diperbaiki.

Kalau salah? Bisa dievaluasi.

Karena satu karya yang “belum sempurna”

jauh lebih berharga daripada NOL karya yang cuma jadi wacana.

Lemonades 🍋

Kalau kamu lagi di fase yang sama, kamu nggak sendirian. Yuk kita bertumbuh bareng, dan apapun yang kamu ingin lakukan mulai lah dari sekarang.

Like kalau tulisan ini relate, save biar ingat pas mulai ragu, dan share ke teman yang lagi butuh dorongan buat mulai.

.

.

.

#Hello2026 #PengalamanKu #upgradediri #Lemon8Club #lemon8indonesia

Prabumulih
1/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenghadapi fase kebingungan di usia 20-an memang bukan hal yang mudah. Banyak dari kita yang punya banyak ide dan mimpi, tapi bingung harus mulai dari mana. Dari pengalaman pribadi, kadang rasa takut gagal dan perfeksionisme justru membuat langkah awal terasa berat dan akhirnya membuat kita stuck di tempat yang sama. Saya pernah mengalami masa di mana ide-ide bagus hanya berputar di pikiran tanpa pernah diwujudkan. Salah satu hal yang membantu saya keluar dari kebingungan itu adalah mengubah mindset tentang kesempurnaan. Seperti yang dikatakan dalam podcast, "Awal yang tidak sempurna tetap lebih baik daripada ide sempurna yang tidak pernah digunakan." Kalimat ini sangat menggugah karena mengajarkan bahwa proses membuat dan mencoba adalah bagian penting untuk menuju hasil yang lebih baik. Dengan memulai, kita dapat belajar dari kesalahan, mengevaluasi, dan terus membaik. Selain itu, penting juga untuk membuat versi paling sederhana dari ide kita terlebih dahulu. Jangan menunggu sampai semuanya sempurna atau menunggu waktu yang tepat, karena waktu yang tepat bisa saja tidak datang jika kita terus menunda. Mulai dari hal kecil juga bisa menghasilkan progress yang berarti. Jangan takut untuk gagal karena kegagalan adalah guru terbaik dalam perjalanan kita. Pengalaman saya ketika mulai mempraktikkan cara ini adalah menemukan keberanian untuk berkarya meskipun hasilnya belum maksimal. Ternyata, dengan melangkah, saya mendapat banyak kesempatan belajar dan bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung perjalanan tersebut. Saya menyadari bahwa sebenarnya proses itu yang membuat karya menjadi bermakna, bukan hasil akhirnya semata. Bagi kamu yang sedang bingung dan takut memulai, kamu tidak sendiri. Ada banyak teman yang juga merasakan hal yang sama. Yuk, mulai saja dulu. Ingatlah bahwa tidak ada karya yang sia-sia selama kita terus belajar dan berusaha. Dalam proses ini, kamu akan tumbuh dan menemukan versi terbaik dari dirimu sendiri. Jadi, jangan biarkan rasa takut dan kebingungan menghalangimu untuk beraksi. Mulailah sekarang dan nikmati prosesnya!

5 komentar

Gambar Hela 🪻
Hela 🪻

iya kak setuju banget, terlalu banyak mikir kn rencana tanpa tindakan emng hasil nya nihil,, seenggaknya kita udah mencoba berusaha y kak🥰🥰👍

Lihat lainnya(4)